Politik & Pemerintahan

Beredar Foto Sri Gantikan Subri


PROBOLINGGO – Perbincangan tentang siapa yang akan mengisi jabatan Wakil Walikota Probolinggo setelah Wawali HM Soufis Subri wafat, masih dihindari karena dirasa tidak etis. Namun Kamis (10/12) beredar foto sosok calon pengganti posisi Wawali Subri. Foto tersebut berwajah Sri Wahyuningsih, salah satu pengurus Partai Demokrat Kota Probolinggo yang juga anggota DPRD setempat.

Dalam foto itu, Sri berpakaian dinas wakil walikota warna putih. Dia duduk kursi belakang dalam mobil, sambil menebar senyum dan melambaikan tangan kepada orang di luar mobil. Hanya, dalam foto itu Sri Wahyuningsih mengenakan jilbab hitam, tidak mengenakan topi kebesaran.

Foto itu kemarin jadi status oleh salah seorang anggota DPRD. Saat dikonfirmasi soal foto tersebut, Sri yang sudah 4 periode menjadi wakil rakyat, hanya tertawa. “Itu kan editan. Enggak tahu kenapa teman-teman di DPRD bikin foto kayak itu,” ujar Sri, kemarin siang. 

Tentang pengganti posisi wawali, Sri yang juga mantan ketua Partai Demokrat Kota Probolinggo tiga periode mengatakan belum ada pembicaraan di internal partainya. Mengingat, masih suasana berkabung atau berduka. “Belum ada pembicaraan apa-apa soal itu. Kan masih suasana berduka. Nanti kalau ada petunjuk, sampeyan saya kabari ya,” katanya.

Terpisah, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Ketua DPRD Abdul Mujib awalnya enggan berkomentar soal jabatan wawali yang sudah kosong. Alasanya sama, masih suasana berkabung. Namun, setelah didesak, Mujib pun bersedia berkomentar.

“Menurut hemat saya, jabatan wakil walikota yang kosong lebih memprioritaskan parpol pengusungnya, yaitu Partai Demokrat. Kan beliau (almarhum M. Soufis Subri, red) ketua Partai Demokrat,” katanya.

Mujib mengatakan, posisi jabatan wakil walikota yang kini kosong akan dibahas bersama parpol pengusung dan pendukung, yakni PKB, Partai Demokrat dan PKS. “Kami masih belum bicara soal itu. Masih suasana berduka,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua KPU Ahmad Hudri. Ia enggan berkomentar soal mekanisme penggantian wakil walikota yang ditinggalkan HM Soufis Subri. “Tidak etislah bicara soal itu sekarang. Suasana masih berkabung,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel