Politik & Pemerintahan

Instruksi Bupati Tantri: Hentikan Kegiatan Picu Kerumunan


KRAKSAAN – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus mengalami peningkatan. Karena kondisi itu, Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari menginstruksikan penghentian segala jenis kegiatan yang memicu kerumunan orang di wilayahnya.

Kerumunan yang dimaksud seperti hajatan, hiburan, pengajian, arisan, maupun reuni. Satgas Kecamatan Percepatan Penanganan Covid-19, diperintahkan untuk mencegah dan menghentikan kegiatan yang dimaksud di wilayah masing-masing.

Hal itu itu tertuang dalam instruksi bupati nomor 440/662/426.102/2020 tentang Instruksi Pencegahan Penularan Covid-19 di Lingkungan Satuan Tugas Kecamatan Kabupaten Probolinggo.

Dalam surat instruksi tertanggal 30 November tersebut ada lima poin. Pertama, satgas kecamatan diminta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan di kantor-kantor, tempat umum dan perusahaan/industri di wilayah satuan tugas kecamatan.

Kedua, mencegah dan menghentikan semua kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan massa seperti hajatan, hiburan, pengajian, arisan, reuni dan lain-lain. Ketiga, menyiapkan rumah isolasi untuk masyarakat yang menunggu hasil swab dan OTG.

Keempat, melakukan penyuluhan dan penegakan peraturan pada masyarakat tentang protokol kesehatan di tempat-tempat umum. Kelima, membantu melaksanakan pemakaman dengan protokol kesehatan.

Instruksi ini dikeluarkan dalam rangka mencegah penularan Covid-19. “Mengingat kecenderungan peningkatan penderita Covid-19 di Kabupaten Probolinggo,” begitu redaksi instruksi yang ditanda tangani Bupati Tantriana Sari.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam sepekan terakhir, penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo tak kurang dari 13 kasus per harinya. Pada 27 November, ada penambahan 18 kasus baru. Pada 28 November ada 16 kasus baru. Tanggal 29 ada 14 kasus baru dan pada 30 November, ada penambahan 18 kasus baru.

Memasuki Desember, jumlah kasus baru sebanyak 20. Pada 2 Desember, ada tambahan 15 kasus baru. Dan pada 3 Desember, ada penambahan 13 kasus baru. Terakhir, ada penambahan kasus 18 terkonfirmasi, degan total ada 1.710 kasus yang terinfeksi Covid-19. (rul/iwy)


Bagikan Artikel