Politik & Pemerintahan

Rp 4,5 M untuk Relokasi Puskemas Kuripan


 

KURIPAN – Sempat tertunda karena penanganan Covid-19, kini rencana relokasi Puskemas Kuripan dipastikan akan dilakukan tahun depan. Bahkan, Pemkab Probolinggo sudah menyiapkan anggaran Rp 4,5 miliar untuk membangun gedung dan seluruh fasilitas kesehatan lainnya.

Hal itu terungkap saat Bupati Probolinggo meninjau langsung tempat yang akan dibangun puskesmas di Dusun Sembersari, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan. Dalam rombongan itu, ikut hadir Kapolres Probolinggo AKPB AKBP Ferdy Irawan, Kepala Badan Keuangan Daerah Dewi Korina, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, serta Forkopimcam Kuripan.

Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari yang didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR H. Hasan Aminuddin mengatakan beberapa hal. Menurutnya memang tempat yang akan dibangun untuk Puskesmas Kuripan berada di jalur desa bukan berada di jalur utama.

Namun, hal itu bukan menjadi alasan relokasi batal. “Memang ini untuk anak cucu kita ke depan, sehingga urusan jalan sempit, dan fasilitas yang kurang bisa dibangun,” katanya.

Tanah dipilih karena merupakan aset milik Pemkab Probolinggo yang cukup luas, yakni kurang lebih 15.000 meter persegi. Sehingga dengan luasan itu cukup untuk membangun gedung baru dan daya tampung pasien yang banyak. “Nantinya kalau sudah dibangun, akan menjadi perkampungan baru di sini, sehingga Kuripan juga akan berkembang,” kata Bupati.

Sementara itu, Dewi Korina selaku Kepala Badan Keuangan Daerah menerangkan jika sejauh ini, puskesmas lama yang beroperasi dinilai kurang representatif. Tidak ada lahan parkir hingga kapasitas pasien yang terbatas. Jika sesuai rencana, tahun 2021 proyek pembangunan Puskesmas Kuripan yang baru sudah mulai berdiri. “Anggaran yang sudah disiapkan Rp 4,5 miliar,” terang Dewi.

Dia memerinci, sesuai dengan perencanaan, tahap pembangunan itu akan melalui mekanisme lelang, setelah menemukan pemenangnya, nantinya akan dilanjutkan pengerjaan fisik puskesmas. “Akhir tahun 2021 ditarget akan selesai,” ujarnya. (rul/ra)


Bagikan Artikel