Politik & Pemerintahan

Uji Coba di 6 Kecamatan Berhasil, Dispendik Kaji Perluasan PTM


KURIPAN – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo terus memantau pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedang diterapkan saat ini. Hasilnya pun dinilai memuaskan, lantaran konsisten di zona hijau. Bahkan, saat ini Dispendik tengah mengkaji untuk memperluas PTM tersebut.

Berdasar data yang dirilis satgas Kabupaten Probolinggo, dalam beberapa pekan terakhir cukup banyak kecamatan yang konsisten masuk zona hijau. Mulai dari Kecamatan Sukapura, Bantaran, Tegalsiwalan, Pakuniran dan Kotaanyar.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo H. Fathur Rozi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak hanya siapkan tambahan dua SDN di 6 kecamatan untuk pembelajaran tatap muka. Tetapi, tengah dikaji juga upaya memperluas pembelajaran tatap muka di kecamatan lain. Sehingga, makin banyak lembaga sekolah yang mulai pembelajaran tatap muka.

Tapi semua masih tetap berstatus uji coba. “Karena uji coba di 6 kecamatan berjalan sesuai harapan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), kami akan perluas dengan adakan uji coba di kecamatan lain, “ katanya, Minggu (29/11).

Meski demikian, Fathur mengungkapkan bahwa kajian itu hanya untuk kecamatan yang konsisten zona hijau dalam beberapa pekan terakhir. Saat kecamatan itu masih tidak konsisten, atau kadang hijau kadang kuning, dipastikan belum bisa diterapkan uji coba pembelajaran tatap muka. “Kami amati beberapa pekan terakhir ada beberapa kecamatan di luar enam kecamatan yang ikut konsisten zona hijau,” terangnya.

Enam kecamatan yang sudah mulai menggelar pembelajaran tatap muka di Kecamatan Lumbang, Wonomerto, Sumber, Kuripan, Tiris dan Krucil. Tiap kecamatan ada satu lembaga SDN dan satu SMPN yang diizinkan untuk menggelar uji coba pembelajaran tatap muka.

”Di Enam kecamatan itu nanti akan tambah dua SDN untuk uji coba pembelajaran tatap muka. Sedangkan kecamatan baru, nanti tetap bertahap 1 SDN dan 1 SMPN,” terangnya.

Seorang warga asal Kecamatan Kuripan mengaku mendukung rencana tambahan sekolah yang akan menerapkan PTM. “Ya karena memang anak anak ini sudah lama nggak sekolah. Kemudian kalau belajar di rumah juga kurang efektif. Harapan saya ini bisa diterapkan di sekolah tambahan, utamanya di kecamatan Kuripan,” tandasnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel