Politik & Pemerintahan

DPRD Mulai Bahas Raperda APBD 2021


PAJARAKAN – Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/11) mulai melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021. Pembahasan ini diawali dengan penyampaian Nota Penjelasan Bupati Probolinggo dalam Sidang Paripurna kemarin.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma. Paripurna dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD di lingkungan Kabupaten Probolinggo.

Nota Penjelasan Bupati tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H. Soeparwiyono. Dipaparkan bahwa pandemi Covid-19 juga berdampak pada kondisi perekonomian nasional. Tahun ini terjadi penurunan pendapatan daerah dari transfer dana perimbangan yang bersifat umum, antara lain Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Pajak/non-pajak.

Target pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp 2.330.733.767.533, lebih besar dibanding target pendapatan yang tercantum dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2021, yaitu sebesar Rp 2.053.335.765.533. Yang terdiri dari pos PAD dianggarkan sebesar Rp 237.713.895.235; pos pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp 1.998.878.872.298; dan pos lain-lain pendapatan daerah yang sah dianggarkan sebesar Rp 94.141.000.000.

Belanja daerah tahun depan direncanakan sebesar Rp 2.487.892.164.338. Rinciannya belanja operasi dianggarkan sebesar Rp 1.528.733.521.452; belanja modal dianggarkan sebesar Rp  362.351.711.578; belanja tidak terduga diianggarkan sebesar Rp 10.500.000.000; dan belanja transfer dianggarkan sebesar Rp 585.501.420.000.

Jika dibandingkan antara pendapatan daerah senilai Rp. 2.330.733.767.533, dengan belanja daerah senilai Rp 2.487.892.164.338. Maka terdapat defisit sebesar Rp 157.158.396.805, yang akan ditutup dengan selisih antara penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan ditambah sisa lebih anggaran tahun berkenaan.

Usai sidang paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo menyampaikan, pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2021 ini akan terus berlanjut kepada agenda berikutnya. Diantaranya, pandangan umum (PU) fraksi, jawaban eksekutif atas PU Fraksi, pembahasan Banggar dan seterusnya. “Ini masih awal, dan agendanya masih panjang. Kemungkinan keputusan atau ketok palunya selesai pada akhir bulan ini,” ungkapnya. (yek/adv)


Bagikan Artikel