Politik & Pemerintahan

Bawaslu Panggil 2 Caleg DPR RI

KRAKSAAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo memanggil 2 calon legislatif (caleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur II (Probolinggo-Pasuruan), Selasa (8/1). Keduanya yakni Mufti dan Hamka yang berasal dari partai politik (parpol) yang sama, yaitu PDI-P.

Divisi Hukum, Data dan Informasi pada Bawaslu Kabupaten Probolinggo Ahmad Nasaruddin Lathif mengatakan, pemanggilan dilakukan karena ada temuan dari Panwascam. Yakni, dugaan dilakukannya kampanye terselubung 2 caleg tersebut. “Kedua caleg ini hadir dalam sebuah pengajian di Desa Maron Kidul pada 31 Desember atau malam tahun baru,” ujar Nasar kepada Koran Pantura, kemarin.

Dugaan sementara, ada sisipan kampanye di acara tersebut. Di sisi lain, kedua caleg itu tidak menyerahkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye. Aturannya, caleg harus mengirimkan surat tersebut paling lambat H-1 kampanye.

“Tujuannya agar kami bisa melakukan pengawasan sehingga diketahui konten kampanye yang disampaikan. Apakah kontennya melanggar aturan atau tidak,” terang mantan Ketua Panwascam Maron ini.

Kemarin, kedua LO (Liaison Officer) caleg memenuhi undangan Bawaslu. Klarifikasi pun dilakukan. Menurut LO caleg Hamka, caleg tersebut rutin menghadiri undangan pengajian di Maron Kidul saban tahun.

“Sementara untuk caleg Mufti katanya hanya memenuhi undangan parpol. Karena kegiatan itu digelar di kediaman Ketua DPC Parpol tersebut. Mufti awalnya pulang dari Bali menuju Pasuruan, lalu mampir ke Maron,” beber Nasar.

Usai menyerap klarifikasi, Bawaslu akan mendalami kasus tersebut. Jika hasil pengkajian menyimpulkan keduanya melanggar aturan, maka pihaknya akan meregister dan menindaklanjutinya. “Jika tidak terbukti, maka kami berkirim surat bahwa kasus tersebut tidak ditindaklanjuti,”  tuturnya. (awi/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan