Politik & Pemerintahan

Walikota Belum Ambil Langkah soal Museum

PROBOLINGGO – Pemkot Kota Probolinggo dinilai lamban dalam menangani aset. Salah satunya soal komplek Museum Probolinggo di Jl Suroyo. Gedung museum sisi selatan sampai saat ini masih diklaim milik Pemkab Probolinggo. Sedangkan bagian belakang sisi selatan juga ada pemukiman.

Hal itu menjadi topik pembicaraan saat Walikota Hj Rukmini mengunjungi tempat berkumpulnya para wartawan di Jl Dr Saleh, Senin (7/1) sekitar pukul 12.00. Sebelum dimanfaatkan sebagai base camp wartawan, sisi selatan Museum Probolinggo jadi kantor SPSI Kabupaten Probolinggo. Sedangkan sisi tenggara belakang museum ditempati rumah dinas pemkab. Lalu tepat di belakang museum, ada rumah 17 kepala keluarga.

Atas kondisi tersebut, Walikota Rukmini menyatakan bahwa pemkot belum mengambil langkah, apakah hendak membebaskan lahan tersebut atau langkah lainnya. Namun, Walikota Rukmini yang akan purnatugas akhir Januari ini menyatakan tidak akan mengungkit-ungkit lahan tersebut.

Apalagi, lanjutnya, warga yang sudah lama menempati lahan di belakang museum itu telah mengantongi surat kepemilikan. “Kami hanya kepingin memagar. Biar ada pembatas antara rumah warga dengan kantor,” katanya. 

Menurutnya, pemkot akan membangun pagar untuk akses warga. Lebarnya cukup untuk dilewati kendaraan roda empat. “Kalau ada pagarnya kan enak. Warga bisa bebas keluar masuk,” ujar Walikota tanpa menyebut kapan keinginan tersebut direalisasikan. 

Soal bagian dari gedung Museum Probolinggo yang berstatus milik pemkab, Rukmini menanggapi santai. Menurutnya, berurusan dengan pemkab, tidak serumit berhadapan dengan warga. Sebab, antar pemerintah daerah sudah ada kerjasama. “Kapan saja bisa kalau antar pemerintah daerah. Tidak seperti berhadapan dengan warga,” tukasnya.

Sementara itu, saat disinggung kegiatannya setelah purnatugas, Walikota Rukmini  mengaku  belum memikirkannya secara khusus. Ia hanya ingin mengalir seperti air. Tetapi, aktivitasnya tidak akan jauh dari politik. “Karena saya dibesarkan oleh politik, ya akan kembali ke politik. Mudah-mudahan kami diberi umur panjang dan bisa membangun kembali kota tercinta ini,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan