Politik & Pemerintahan

11 Kecamatan Zona Merah, Belum Ada Rencana Tutup Wisata


PROBOLINGGO – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo masih terus bertambah. Dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, 11 di antaranya kini berubah jadi status zona merah. Dalam situasi ini, Pemkab Probolinggo belum memiliki rencana untuk kembali menutup tempat wisata.

Sejatinya, Kabupaten Probolinggo dalam peta sebaran Covid-19 masuk dalam zona oranye. Namun saat ini masih ada 11 kecamatan dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo dinyatakan termasuk dalam zona merah. Sebelas kecamatan zona merah itu adalah Kotaanyar, Paiton, Kraksaan, Besuk, Pajarakan, Krejengan, Gending, Dringu, Banyuanyar, Maron, dan Tongas.

Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, meski hampir separo dari total kecamatan menjadi zona merah, pihaknya tetap belum merencanakan adanya penutupan kembali lokasi wisata. Hal tersebut menurutnya tidak terlepas dari tingkat kesadaran masyarakat yang sudah tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Belum ada rencana dari kami untuk menutup sektor wisata. Dengan catatan, penerapan protokol kesehatan di seluruh objek wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo harus diperketat,” katanya, Minggu (27/9).

Selain itu, dengan tetap dibukanya lokasi wisata, perekonomian para pedagang di lokasi wisata tetap berjalan. Namun, jika nantinya kedapatan ada yang melanggar protokol kesehatan, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan.

“Yang penting protokol kesehatannya harus diterapkan. Bukan hanya untuk pedagang yang ada di lokasi wisata, pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan langsung kami suruh pulang. Semisal ada keluarga mau berkunjung, tapi ada salah satunya saja tidak bermasker, maka itu kami larang masuk,” jelasnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel