Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Beri 2 Opsi pada Pabrik Rokok Penyumbang Kasus Covid


KREJENGAN – Dua pabrik rokok (PT NA) dan (PT SN) menjadi penyumbang kasus positif Covid-19 yang sangat tinggi di Kabupaten Probolinggo. Hal ini disikapi Bupati Hj P. Tantriana Sari dengan memberi dua opsi: lockdown atau swab masal karyawan.

“Belakangan ini memang cukup besar sumbangan angka positif dari klaster pabrik rokok. Pemerintah daerah sebelumnya telah memberikan dua opsi kepada dua pabrik rokok tersebut. Yaitu lockdown total atau swab masal populasi di pabrik,” ungkap Bupati Tantri, usai peninjauan operasi yustisi di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Senin (21/9).

Selanjutnya, untuk pabrik rokok PT. SN, sebenarnya sudah memberlakukan lockdown. Selain itu, sudah dilakukan juga swab masal pada seluruh karyawan di dalam pabrik.

Sedangkan untuk pabrik rokok PT NA, masih dalam pertimbangan. “Sementara untuk PT NA, pihak managemennya masih mempertimbangkan hal itu, karena saya memberikan dua opsi itu,” ucap Bupati. 

Bantuan apa yang diberikan pemerintah terhadap karyawan pabrik yang terpapar Covid-19? Tantri menjawab, jika mengacu apa yang diperintahkan Satgas Pemerintah Pusat dan Satgas Provinsi, perusahaan harus menjamin kesehatan karyawannya.

“Jadi, jika mengacu terhadap aturan pusat dan provinsi, seluruh kejadian atau kasus yang terjadi di dalam perusahaan, itu semua menjadi tanggungjawab perusahaan itu sendiri,” jelasnya.

Namun, pihaknya masih bermurah hati dan memberikan ruang kapada perusahaan pabrik, untuk saling pikul beban. Artinya, pihaknya mau untuk membantu persoalan tersebut. Baik tempat karantina, atau asistensi tim medis. “Namun, sejauh ini perusahaan masih bertanggungjawab,” ujar Bupati Tantri.

Ia menambahkan, saat ini pihak satgas tengah memonitor keberadaan keluarga dari karyawan pabrik rokok yang positif. Karena, menurutnya, keluarga dari masing-masing karyawan menjadi tanggung jawab pemerintah. “Kalau karyawan yang terpapar menjadi tanggung jawab perusahaan,” tutupnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel