Politik & Pemerintahan

Hasan Aminuddin: Jangan Anggap Covid-19 sebagai Aib


KRAKSAAN – Jumlah warga Kabupaten Probolinggo yang terpapar Covid-19 dari hari ke hari semakin bertambah. Kondisi tersebut membuat membuat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H. Hasan Aminuddin prihatin. Pasalnya, ada sebagian masyarakat melihat warga terkonfirmasi positif dengan pandangan miring.

Hasan mengatakan, sejak diterapkannya masa adaptasi kebiasaan baru, ada pergeseran perilaku pola hidup di kalangan masyarakat. “Tidak sedikit orang yang meremehkan dampak dari Covid-19 ini. Seharusnya, kita perlu menyikapi corona dengan pemikiran bijak. Jangan terlalu meremehkan, tapi juga jangan takut terlalu berlebihan,” terangnya saat memberikan arahan pada kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Pondok Pesantren Hati di Desa Rangkang, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Kalangan yang meremehkan corona, menurut Hasan, cenderung mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Yang paling kentara adalah tidak mengenakan masker. “Sekarang aturan semakin ketat. Yang tidak memakai masker, langsung didenda,” tegas suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini.

Ada juga masyarakat yang terlampau berhati-hati menyikapi corona. Bahkan cenderung paranoid. “Jangan sampai berlebihan menyikapi corona agar pekerjaan sehari-hari bisa nyaman dilakukan,” terangnya.

Politisi Partai NasDem ini berharap masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat dengan berpegang pada protokol kesehatan. Hal itulah yang sepatutnya dilakukan di tengah situasi yang terjadi saat ini.

“Ada masyarakat tidak ingin terpapar corona, tapi mengabaikan protokol kesehatan. Ini tidak benar. Sedangkan warga yang terpapar, dianggap terkena aib. ini juga tidak benar. Corona ini penyakit yang belum ditemukan obatnya,” tegas Hasan.

Oleh karenanya, ia berharap masyarakat mengubah cara berpikir mereka tentang Corona. “Jangan menganggap Corona adalah aib. Corona bukan seperti HIV/Aids. Tidak sama,” tegasnya. (awi/eem)


Bagikan Artikel