Politik & Pemerintahan

Minta Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan


PROBOLINGGO – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo masih terus bertambah. Karena itu, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo meminta masyarakat tidak lengah dan tetap patuh protokol kesehatan.

Berdasar data yang dirilis kemarin (27/8), orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 417 orang, atau bertambah 9 orang. Rinciannya, 79 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 321 orang sembuh, dan 17 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengatakan, harus ada peran aktif dari masyarakat. Terutama mematuhi protokol kesehatan. “Jangan lengah, karena pandemi ini belum bisa dikatakan berakhir. Makanya, tetap patuhi protokol kesehatan. Bermasker dan sering cuci tangan,” kata Shodiq.

Dokter Shodiq menyatakan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam penanganan ini. Butuh dukungan dari masyarakat. “Tidak muluk-muluk. Yang penting saat keluar rumah harus dan wajib menggunakan masker. Itu gerakan kecil, tapi dampak untuk pencegahan sangat besar sekali,” katanya.

Terkait jumlah kasus Covid-19, hingga kemarin ada tambahan 9 orang terkonfirmasi positif. Mereka termasuk dalam klaster pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana.

“Sembilan orang ini dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari PCR (Polymerase Chain Reaction) Klinik Jember. Rinciannya 7 orang menjalani perawatan dan isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dan 2 orang meninggal dunia,” katanya.

Shodiq merinci, tujuh orang yang menjalani perawatan dan isolasi ini diantaranya bayi laki-laki yang baru lahir dari Desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar; perempuan berusia 25 tahun dan perempuan berusia 25 tahun dari Desa Kalisalam Kecamatan Dringu; perempuan berusia 18 tahun dari Desa Asembakor Kecamatan Paiton; perempuan berusia 52 tahun dari Desa Pohsangit Lor Kecamatan Wonomerto.

Berikutnya, perempuan berusia 27 tahun dari Desa Kalikajar Wetan Kecamatan Paiton dan laki-laki berusia 20 tahun dari Desa Sukodadi Kecamatan Paiton.

“Dari jumlah tersebut, 6 orang merupakan suspect yang dirawat di rumah sakit, 1 orang kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya yang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Lebih lanjut, dokter  Shodiq menerangkan bahwa untuk 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masuk ke dalam OTG (Orang Tanpa Gejala) saat ini kondisinya sehat wal afiat. Yang bersangkutan kini menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis.

 “Sementara, 6 orang terkonfirmasi positif yang awalnya suspect, saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit untuk diobati keluhan-keluhan klinisnya. Sambil nanti akan dilakukan pemeriksaan swab evaluasi dari yang bersangkutan,” terangnya.

Shodiq menegaskan untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua. Terlebih mereka merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya dan suspect. Artinya, yang bersangkutan adalah produk dari hasil tracing.

“Namun sejak dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19, tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan, baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menambahkan, tracing dari porbable juga akan diperdalam lagi. “Yang pasti, apapun nanti hasil dari tracing orang-orang yang pernah kontak dan dekat akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui resiko penularannya,” katanya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel