Politik & Pemerintahan

Bike to Work, Bupati Tantri Gowes 26 Kilometer Menuju Kantor


PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari kembali menarik perhatian. Senin (29/6) pagi, ia bersepeda dari kediaman pribadinya di Kota Probolinggo sampai ke Kantor Bupati Probolinggo di Kota Kraksaan. Bike to work Bupati Tantri pagi kemarin menempuh jarak sekitar 26 kilometer dalam waktu sekitar 1,5 jam.

Bupati Tantri tidak bersepeda sendirian. Ia tampak didampingi Kepala Bakesbangpol Ugas Irwanto, Kabag Umum Heri Mulyadi, Kabag Perekonomian dan SDA Susilo Isnadi, dan sejumlah staf Pemkab Probolinggo yang tinggal di wilayah Kota Probolinggo.

Pukul 06.00 Bupati Tantri berangkat dari kediaman pribadinya. Bersama rombongan, Bupati mengayuh sepedanya melalui jalur pantura Kota Probolinggo-Kraksaan yang dikenal sebagai jalur padat. Namun, sepagi itu, jalan pantura terlihat relatif lengang. 

                Dengan dilengkapi helm dan pengaman, selama 1,5 jam Bupati Tantri dan rombongan mengayuh sepeda. Di sepanjang jalan,  sesekali Bupati Tantri menyapa rakyat yang ditemuinya. Tentunya dengan senyum khas dan juga lambaian tangannya yang hadir sebagai penanda kehadirannya ditengah-tengah rakyat.

Saat jarum jam menunjuk pukul 07.20, Bupati Tantri dan rombongan tiba di halaman kantor Bupati Probolinggo di Kota Kraksaan. Setelah sejenak beristirahat sambil beramah tamah, Bupati pun bergegas masuk ke ruang kerja  guna memulai aktifitasnya.

Bupati Tantri sempat menyampaikan bahwa kegiatan bersepeda ke kantor ini merupakan salah satu upayanya memberikan contoh kepada para pegawai dan juga masyarakat. Terutama agar tetap berperilaku hidup sehat dan terus meningkatkan imun tubuh melalui olaharga. Salah satu olahraga yang bisa dilakukan ialah dengan bersepeda. 

“Bersepeda itu murah dan sehat. Kalau sehat, imun tubuh pasti kuat. Dengan begitu, kita tak mudah terserang penyakit. Namun yang paling penting, tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan menaati protokol kesehatan dan menjaga physical distancing,” tegas Bupati Tantri sebelum masuk ruang kerjanya.

                Physical distancing juga tetap diterapkan saat Bupati bersepeda pagi kemarin. Jarak antar pesepeda dibatasi 1 meter. Kalau terlalu dekat, pasti langsung ditegur. Apalagi kalau sampai membuat rombongan lebih dari dua baris ketika bersepeda. “Tetap taati peraturan lalu lintas, meskipun pakai sepeda. Hargai hak pengguna jalan lainnya agar tidak sampai menimbulkan kemacetan apalagi kecelakaan yang tidak kita inginkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Ugas Irwanto mengatakan, meski bergerombol,  pesepeda bersama Bupati Tantri tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menerapkan physical distancing. Baik itu mulai menjaga jarak antara pesepeda ketika berkendara maupun beristirahat, juga penggunaan masker  selama bersepeda.

“Pakai masker terus, mau di jalan, mau di kantor, mau di rumah sekalipun, kami tetap pakai masker dan selalu pakai hand sanitizer. Covid-19 ini bisa menyerang siapa saja. Maka dari itu, menjadi penting menjaga imun tubuh kita. Salah satu caranya dengan bersepeda ke kantor,” ujarnya. (tm/iwy)

 

 

 

 

 


Bagikan Artikel