Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Terima Kunjungan Dirpamobvit


PROBOLINGGO – Dalam rangka kesiapan membuka destinasi wisata jelang diberlakukannya peradaban baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19, Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari, Rabu (24/6) menerima kunjungan tamu dari Polri.  Dirpamobvit (Direktur Pengamanan Obyek Vital) Baharkam (Badan Pemeliharaan Keamanan) Polri Brigjen Drs. Hari Prasojo datang berkunjung dan diterima di peringgitan, rumah dinas Bupati Probolinggo.

Kunjungan itu sekaligus sebagai rapat koordinasi (rakor). Ditemui usai rakor itu, Bupati Tantri menyatakan bahwa nantinya kawasan objek wisata dapat kembali dibuka. Dapat dipastikan penerapan protokol kesehatan dan physical distancing akan diberlakukan sebagai standar yang harus dipatuhi dan ditaati oleh para pelaku wisata maupun pengunjungnya.

“Dibukanya obyek wisata khususnya Bromo Tengger Semeru tentu dilakukan dengan bersyarat, yakni menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebelum menerima pengunjung maupun pada saat menerima pengunjung,” ungkap Bupati, Rabu (24/6).

Menurutnya, saat ini jumlah pasien yang terinfeksi virus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo mencapai 128 kasus. Dengan tingkat kesembuhan mencapai di atas 90 persen. Atau dengan kata lain, jumlah pasien yang dirawat tersisa hanya 11 pasien. Mereka saat ini menjalani masa karantina dan perawatan di rumah pengawasan yang tersedia.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo agar tetap waspada dan bersama-sama berjuang melawan virus corona dengan cara menerapkan protokol kesehatan, menjaga kesehatan dan selalu menjaga kebersihan,” ujarnya.

Sementara, Dirpamobvit Baharkam Polri Brigjen Drs. Hari Prasojo menyampaikan berkaitan dengan wisata, pihaknya memulai serta membenahi petugas-petugas Polri yang menangani wisata. Disitulah nantinya Polri bekerja sama dengan Menteri Pariwisata RI untuk mendirikan posko terpadu disertai dengan SOP.

“Kita semua bersatu melawan Covid-19 dengan cara menerapkan dengan aturan protokol secara disiplin dimasa-masa new normal saat ini tentunya di tempat-tempat wisata. Pengunjung yang menikmati wisata di Kabupaten Probolinggo secara ketat harus menerapkan aturan pemerintah dan protokol kesehatan,” paprarnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel