Politik & Pemerintahan

Wabup Timbul Bagikan Sembako


KURIPAN – Demi meringankan dampak penyebaran pandemi Covid-19, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo HA Timbul Prihanjoko membagikan ratusan paket sembako kepada warga pra sejahtera di sejumlah desa di kecamatan Kuripan dan Bantaran, Sabtu (2/5) malam.

Kegiatan pembagian sembako yang dilakukan selepas sholat tarawih tersebut, menyasar para Kiai/Guru ngaji, Janda/Duda, dan warga di setiap masjid yang kedapatan tengah melaksanakan tadarusan di masjid/musholla yang dilintasinya.

Wabup Timbul menyampaikan, bahwa kegiatan pembagian ratusan sembako tersebut merupakan salah satu upayanya selaku pimpinan pemerintah kabupaten Probolinggo dalam meringankan beban hidup warga yang terdampak penyebaran Covid-19.

“Agar tidak salah sasaran, kami turun langsung secara door to door ke rumah warga dan membagikan langsung sedikit sembako untuk meringankan beban hidup warga pra sejahtera agar tetap bisa bertahan di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya, Minggu (3/5) kemarin.

Dijelaskannya, bahwa kegiatan pembagian sembako itu merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya telah digelar di sejumlah wilayah di kabupaten Probolinggo. “Sebelumnya kami telah melakukan kegiatan serupa di beberapa kecamatan. Selanjutnya akan terus kami lakukan di desa-desa di kecamatan yang tersisa,” jelasnya.

Ia menilai, sembako adalah hal yang paling dibutuhkan warga saat ini. Karena di tengah kesulitan ekonomi akibat pemberlakuan physical distancing sebagai akibat dampak penyebaran Covid-19. Warga pra sejahteralah yang paling terpukul lantaran kehilangan mata pencahariannya,

“Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi penerimanya. Bagi warga yang lain semoga segera mendapatkan bansos dari pemerintah yang menjadi haknya, tanpa dikurangi atau dicurangi oleh siapapun oknumnya,” tegasnya.

Setelah usai membagikan ratusan paket sembako itu, Wabup Timbul lantas berkunjung ke SDN Kedawung II kecamatan Kuripan untuk menjumpai warganya yang tengah menjalani karantina.

Di tempat tersebut, pria asal kecamatan Maron itu memastikan langsung kondisi dari sejumlah pemudik yang tengah dikarantina apakah dalam kondisi baik dan apa saja keluhannya. (tm/awi)


Bagikan Artikel