Politik & Pemerintahan

Siapkan Liang Lahat Khusus Covid-19 di Kawasan Bukit Bentar


KRAKSAAN – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Probolinggo menyiapkan tempat pemakaman khusus (TPK) bagi korban Covid-19 yang meninggal dunia. TPK Covid-19 itu berlokasi di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending.

Dari pantauan Koran Pantura, tempat pemakaman khusus tersebut berada di kawasan Bukit Bentar. TPK ini berada di lahan milik Pemkab Probolinggo yang tidak terlalu mudah dijangkau.

Untuk masuk ke lokasi tersebut dari jalan besar masih harus melintasi rute sejauh 3 kilometer dengan menelusuri area persawahan dan perbukitan. Lokasi itu benar-benar jauh dari pemukiman warga Desa Curahsawo, bahkan melebihi jarak minimum yang disyaratkan dalam protokol kesehatan Covid-19.

Koordinator Pengamanan dan Gakum Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, area pemakaman itu memang dikhususkan bagi kasus Covid-19 yang harus dimakamkan dengan protokol kesehatan.  Baik itu pasien berstatus ODP, PDP maupun positif yang meninggal di RSUD Tongas, rumah sakit rujukan Covid-19 atau rumah sakit lainnya. “Terutama jika jasad mereka berpotensi mendapat penolakan dari warga asalnya,” kata Ugas, kemarin (22/4).

Kemarin sudah ada 20 liang lahat di lokasi tersebut. Antar liang lahat berjarak 1 meter. “Jadi, jika ada kemungkinan terburuk yang menimpa pasien Covid-19, liang lahat sudah siap. Jauh dari pemukiman penduduk,” kata Ugas.

Selain menyiapkan makam, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Probolinggo juga menyiapkan 30 peti jenazah. “Kita siapkan semuanya. Namun, harapan kami pasien positif dan PDP sembuh dan sehat-sehat saja,” kata Ugas yang juga menjabat sebagai Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo.

Sementara, berdasar data Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo sampai kemarin kasus positif corona tetap 16 orang, PDP sebanyak 36 orang dengan rincian 15 orang dalam pengawasan, 12 orang selesai diawasi, dan 9 orang meninggal dunia. Sedangkan ODP sebanyak 351 orang, dengan keterangan 217 orang dalam pemantauan, 132 orang selesai dipantau dan 2 orang meninggal dunia. (rul/iwy)


Bagikan Artikel