Politik & Pemerintahan

Pengusaha Kopi Bantu APD 33 Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo


PROBOLINGGO – Kepedulian terhadap para petugas kesehatan yang sedang berjuang melawan Covid-19 terus mengalir. Asosiasi Pengusaha Kopi Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) ke 33 Puskesmas yang ada di kabupaten setempat. Penyaluran bantuan dilakukan sejak Senin (20/4) lalu.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kopi Kabupaten Probolinggo H. Zulmi Noor Hasani mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa puluhan hazmat serta sejumlah peralatan lainnya untuk setiap Puskesmas. Pihaknya juga memberikan minuman kesehatan tradisional yang bisa dikonsumsi oleh para petugas kesehatan.

“Petugas kesehatan harus didukung karena merekalah yang berada di garis terdepan melawan virus Corona. Kita bersama harus mengapresiasi apa yang telah mereka lakukan,” ungkap Mas Zulmi, didampingi sejumlah pengurus asosiasi yang turut mendistribusikan bantuan.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh para pengurus ke belasan Puskesmas. Sementara bantuan untuk Puskesmas yang jangkauannya sulit, disalurkan melalui bantuan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. “Doakan semoga masih ada bantuan-bantuan lain yang akan kami serahkan berikutnya,” harap putra dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H. Hasan Aminuddin ini.

Zulmi mengatakan, bantuan tersebut merupakan sumbangan swadaya dari para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi. Pihaknya merasa prihatin karena peran besar petugas kesehatan, masih dipandang sebelah mata oleh beberapa pihak. Bahkan dikucilkan karena dianggap membawa virus di tubuhnya.

“Mereka menangani pasien yang terdampak virus Corona, baik yang berstatus PDP (pasien dalam pengawasan) maupun yang positif. Mereka sudah berjuang sangat keras. Kita tidak seharusnya mengucilkan. Justru kita bersama harus memberi support. Dalam situasi seperti ini, kita harus saling mendukung,” terang tokoh muda yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Probolinggo ini.

Lebih dari itu, Zulmi berharap Indonesia segera terbebas dari pandemi Covid-19. Ia menilai situasi yang terjadi saat ini sebagai sebuah ujian bagi Bangsa Indonesia. “Semoga kita bisa melewati ujian ini bersama-sama sebagai sebuah kesatuan,” tegasnya. (awi/eem)


Bagikan Artikel