Politik & Pemerintahan

Efek Corona, Penyidikan Kasus Korupsi Dana Desa Ditunda


KRAKSAAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo menghentikan sementara proses penyidikan 3 kasus dugaan korupsi di Kabupaten setempat. Ketiganya adalah dugaan korupsi yang diperankan oleh Kepala Desa. Penyebabnya, yakni pencegahan penyebaran virus corona.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Novan Basuki Arianto menyampaikan, 3 kasus pidana korupsi itu bukan dihentikan selamanya. Akan tetapi hanya ditunda hingga wabah virus corona benar-benar reda.

Ketiga kasus pidana korupsi tersebut diperankan oleh para kades. Sayangnya, pihaknya enggan membeberkan secara rinci kasus-kasus itu dan para pelaku yang bermain di dalamnya. “Ketiganya kasus korupsi dana desa,” ungkap Novan, Selasa (7/3).

Penundaan kasus tersebut, menurutnya, untuk mencegah penularan virus corona di lingkungannya. Sehingga pihaknya menunda proses penyidikan ketiga kasus tersebut. “Lagipula, kalau kami tahan pun, saat ini rutan menolak tahanan. Jadi sangat tidak memungkinkan,” jelas pria berkacamata itu.

Novan menambahkan, masih ada satu kasus lagi yang juga ditanganinya. Namun kasus itu masih tetap berlanjut hingga saat ini. “Sekarang kasus itu masih sidang pra peradilan. Ini kasus korupsi dana bantuan Kementerian dengan tersangka dewan,” tutupnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel