Politik & Pemerintahan

Hasan Aminuddin Minta Kabinet Bergerak Sinkron


PROBOLINGGO – Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah dinilai tepat untuk mempercepat penanganan Covid 19. Namun, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H. Hasan Aminuddin menilai langkah kementerian-kementerian belum sinkron untuk menerjemahkan kebijakan Jokowi.

Hasan mengatakan, sementara ini ada sejumlah kementerian yang langkahnya belum mencerminkan kebijakan Jokowi. Ia masih melihat kementerian mengedepankan ego masing-masing. Sehingga kebijakan Jokowi belum benar-benar terwujud dalam langkah nyata.

“Sekarang banyak paramedis yang membutuhkan APD (alat pelindung diri) sebagai sarana untuk menangani wabah Corona. Tapi fakta di lapangan banyak paramedis tidak memiliki APD karena tidak difasilitasi,” terang politisi Partai NasDem ini, Rabu (1/4).

Ia menilai hal itu terjadi karena kementerian terkait belum menemukan solusi pengadaan APD yang memadai. “Segera penuhi kebutuhan APD bagi paramedis yang berjuang di garda terdepan merawat pasien Covid-19. Selain itu pemerintah juga perlu menyalurkan bantuan kepada masyarakat berbentuk bahan pokok. Yaitu beras, minyak goreng, dan telur,” tegas suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini.

Menurut Hasan, kebijakan Presiden Jokowi sudah sangat tepat. Tapi sayangnya belum diikuti oleh langkah-langkah nyata di kementerian. Untuk sementara, Hasan menilai beberapa kementerian hanya mengeluarkan imbauan-imbauan.

“Rakyat nggak butuh imbauan saja. Saya masih melihat ada ego kementerian. Ini yang perlu dilakukan sinkronisasi antar kementerian agar getarannya terasa untuk rakyat dalam melawan Covid-19,” tegasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, penanganan Covid 19 harus dilakukan secara masif oleh segenap unsur. Jika masih ada ego kementerian, maka kebijakan Jokowi sulit dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

“Saat ini ada beberapa imbauan seperti warga tidak keluar rumah, physical distancing, cuci tangan, jaga kesehatan. Masyarakat di bawah belum merasakan langkah yang lebih nyata untuk mengatasi Corona. Kementerian-kementerian harus sinkron agar penanganan Covid 19 bisa lebih cepat lagi,” tegasnya. (eem)


Bagikan Artikel