Politik & Pemerintahan

Dispendukcapil Probolinggo Batasi Layanan hingga April


DRINGU – Menindaklanjuti surat edaran Bupati Probolinggo terkait penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan Pemkab Probolinggo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat mulai Kamis (19/1) hari ini, akan membatasi pelayananannya hingga awal bulan April mendatang.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi mengungkapkan, pembatasan layanan tersebut hanya berlaku pada pengurusan dokumen kependudukan yang sifatnya tidak mendesak atau urgent. Misalnya pengurusan Kartu Keluarga (KK), KTP, Injek data, dan Surat pindah/datang.

 “Untuk pengurusan dokumen kependudukan yang tidak terlalu mendesak, maka sebaiknya ditunda terlebih dahulu hingga awal April mendatang. Atau berkas persyaratannya bisa dikirim lewat layanan WhatsApp kepada nomor kontak yang tersedia,” ungkapnya, Rabu (18/3) kemarin.

Dijelaskannya pula, untuk pengurusan dokumen yang sifatnya mendesak seperti pengurusan dokumen untuk kebutuhan BPJS dan atau yang dimohonkan dalam kondisi sakit, maka Dispendukcapil akan memberikan prioritas agar dokumen yang diminta dapat segera dipenuhi. “Untuk hal yang demikian itu masuk kategori mendesak dan langsung akan dilayani oleh petugas yang kami standby kan di kantor,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Helmi (33), salah seorang warga kecamatan Sukapura mengaku, jikalau memang ada pembatasan pelayanan berdasarkan skala prioritas seperti itu, maka sebaiknya benar-benar diinformasikan kepada masyarakat luas.

Harapannya agar nantinya tidak ada masyarakat yang terlanjur datang jauh-jauh namun akhirnya tak terlayani. “Kalaupun ada pembatasan karena adanya kekhawatiran virus corona, seharusnya disebarluaskan melalui media massa agar masyarakat tahu adanya kebijakan itu,” pungkasnya. (tm/awi)


Bagikan Artikel