Politik & Pemerintahan

Wabup Timbul Sidak, Masker dan Handsanitizer Langka


KRAKSAAN – Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo HA Timbul Prihanjoko Senin (16/3) siang melakukan inspeksi mendadak (sidak). Sasaran utama sidak ini adalah untuk memeriksa ketersediaan masker pada tempat-tempat pelayanan kesehatan dan sejumlah kios di sekitar Kota Kraksaan.

Dalam sidak tersebut, Wabup Timbul didampingi beberapa instansi, yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Forkopimda setempat. Ada 3 tempat yang disidak, yaitu apotek sehat di RS Graha Sehat, apotek RSUD Waluyo Jati, dan  swalayan Diva di Kelurahan Kraksaan Wetan.

Dari sidak itu, Wabup Timbul Prihanjoko menyebutkan bahwa ketersediaan masker di daerah Kraksaan sudah sangat langka, sulit didapatkan. Bahkan menurutnya, bukan hanya masker, akan tetapi handsanitizer juga ikutan tidak ada.

“Setelah saya kunjungi, 3 tempat jawabannya sama semuanya, yaitu masker dan sanitizer tidak ada. Toh, meskipun ada stok masker, tapi mereka tidak berani mengambil, karena harganya cukup mahal,” kata Wabup Timbul.

Terkait kekosongan ini, Wabup dua periode ini mengatakan bakal mencarikan solusi sementara. Akan tetapi menurutnya, kalau untuk menyuplai masker, itu bukan wewenangnya, melainkan dari distributornya sendiri.

“Selama 3 hari terakhir kami juga sudah sering kali berkoordinasi. Adanya sidak ini juga merupakan langkah upaya dari pihak pemerintah sebagai antisipasi,” jelas pria asal Kecamatan Maron itu.

Sementara itu, Manager Umum dan SDM RS Graha Sehat Andreas mengatakan, sebenarnya pihaknya memiliki total 250 atau 5 boks masker.  Masing-masing boks berisi 50 masker. Tetapi masker tersebut tidak untuk dijual.

“Masker tersebut kami gunakan untuk tenaga medis maupun non medis yang membutuhkan. Kalau untuk diperjualbelikan itu tidak ada, sejak satu atau dua bulan yang lalu,” tutur Andreas. (yek/iwy)


Bagikan Artikel