Politik & Pemerintahan

Hasan Minta Stop Impor Bawang Putih


KRAKSAAN – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H. Hasan Aminuddin mendorong pemerintah untuk menghentikan impor bawang putih. Pasalnya, terdapat sejumlah daerah di Indonesia yang mempunyai potensi pengembangan komoditas pertanian dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Komitmen Komisi IV akan membuat keputusan politik stop impor bawang putih karena lahan di Indonesia mencukupi untuk ditanami bawang putih,” katanya saat memimpin Tim Kunker Komisi IV DPR RI di Desa Tlahab, Kecamatan Keldung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (28/2).

Politisi Partai NasDem ini menuturkan, Komisi IV juga mendorong pemerintah daerah setempat dan Kementerian Pertanian melakukan sinkronisasi anggaran. Tujuannya untuk mendukung pengembangan pertanian bawang putih di Temanggung yang mampu mendukung kebutuhan bawang putih untuk Indonesia mencapai 25 persen.

“Padahal hamparan lahan yang cocok ditanami bawang putih sangat banyak. Contohnya di wilayah Bromo Jawa Timur ada empat daerah yang cocok ditanami bawang putih,” ungkap suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini.

Lebih lanjut, Hasan menyinggung masalah kelangkaan pupuk yang terjadi pada waktu tertentu, masalah-masalah tersebut seolah-olah sengaja dibuat oleh oknum tertentu. “Isu kelangkaan pupuk ini memang merupakan permainan para petani kaya, yang memiliki lahan di atas dua hektar,” terang Hasan.

Hasan mengatakan, isu-isu tersebut sengaja dibuat agar tidak ada ketentuan pengetatan aturan siapa yang berhak memperoleh atau membeli pupuk bersubsidi. “Manakala hambatan itu dilakukan distributor ataupun agen pupuk, maka kami Komisi IV akan melakukan evaluasi kepada distributor atau agen pupuk agar tidak dipercaya secara tunggal untuk mengedarkan pupuk kepada petani,” ungkapnya. (ra/eem)


Bagikan Artikel