Politik & Pemerintahan

Lolos SKD, Peserta Belum Tentu Ikut TKB


KRAKSAAN – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020 di Kabupaten Probolinggo telah dimulai sejak Sabtu (1/2) hingga Sabtu (8/2) pekan ini. Passing grade tahun ini diturunkan. Sehingga ada kemungkinan akan banyak peserta tes yang lulus. Namun, hal itu bukan jaminan mereka dapat mengikuti tes lanjutan yakni Tes Kompetensi Bidang (TKB).

Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi dari Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Surabaya Nurhasanah menyampaikan, setelah peserta lolos dari passing grade yang ditetapkan, maka jumlah nilai passing grade peserta masih harus diadu dengan nilai peserta lainnya. Hal ini sangat menentukan dalam hal kelayakan peserta dalam mengikuti tes TKB.

“Peserta tes TKB dipilih berdasarkan jumlah passing grade 1 berbanding 3 dari jumlah formasi. Artinya, jika jabatan tertentu diterima (formasi) 1 orang, maka peserta TKB adalah peserta yang masuk passing grade ranking 1 sampai 3. Jika diterima 2 formasi, maka peserta TKB adalah peserta yang masuk passing grade ranking 1 sampai 6 dan seterusnya,” papar Nurhasanah kepada Koran Pantura, Minggu (2/2).

Dia memberikan contoh, formasi dokter di Kabupaten Probolinggo butuh 10 orang. Peserta yang berhak mengikuti SKB dikalikan 3 dari formasi yang ada. Sehingga setelah hasil SKD itu dirangking dari nilai tertinggi sampai diperoleh pangkat tiga kali formasi atau 30 orang.

“Untuk yang dinyatakan lolos nanti dipilih berdasarkan rangking tertinggi formasi instansi (jabatan, red) atau secara global kami belum bisa mengungkapkannya. Tunggu saja pengumuman resmi dari BKN pusat,” paparnya.

Hal ini berbeda dengan pandangan peserta tes yang umumnya beranggapan CPNS yang lulus passing grade SKD, maka otomatis bisa mengikuti seleksi berikutnya, yaitu TKB. Namun, sebagian peserta lainnya mengaku belum tahu, apakah TKB diikuti peserta yang memenuhi passing grade atau hanya terbatas berdasarkan perolehan ranking passing grade saja.

Kebanyakan peserta berharap bisa lulus passing grade SKD agar dapat mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu TKB. Hal itu diungkapkan Ridwan, salah satu peserta tes SKD. Sejauh pengetahuannya, jika lolos passing grade, peserta berhak ikut tes TKB. “Tapi tidak tahu lagi kalau masih ada sistem perangkingan seperti itu. Semoga saja saya lulus tes selanjutnya,” kata Ridwan. (tm/eem)


Bagikan Artikel