Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Sepuluh Terbaik Pembina K3 di Jatim


SURABAYA – Prestasi bergengsi diraih Kabupaten Probolinggo di awal tahun 2020. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa menganugerahkan penghargaan kepada Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari sebagai Terbaik X Bupati/Walikota Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2020.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono yang mewakili Bupati Probolinggo pada Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Pemberian Penghargaan Pembina K3, Kecelakaan Nihil, Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (MK3) dan Program Pencegahan Dan Penanggulangan HIV / AIDS (P2 HIV-AIDS) Tingkat Jawa Timur Tahun 2020. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sepakbola Kawasan SIER Jl. Raya Rungkut Industri Surabaya, Senin (13/1).

“Alhamdulillah. Penghargaan pada awal tahun 2020 ini sebuah prestasi yang luar biasa yang diraih oleh Pemkab Probolinggo yang dipimpin oleh Ibu Hj P. Tantriana SE selaku Bupati Probolinggo. Beliau telah berhasil melakukan pembinaan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Probolinggo, khususnya yg berkaitan dengan Keselamatan, dan Kesehatan (K3) bagi pekerja,” ungkap Soeparwiyono kepada Koran Pantura, Senin sore.

Soeparwiyono berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk terus berprestasi. Ia juha berharap penghargaan tersebut dapat selaras dengan peningkatan kesejahteraan para pekerja/buruh.

“Kami berharap penghargaan ini tak hanya simbolis. Melainkan jadi pelecut untuk jadi lebih baik lagi ke depannya, utamanya dalam hal kesejahteraan pekerja/buruh,” ujar Soeparwiyono.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin mengatakan, diraihnya prestasi tersebut tak terlepas dari kontribusi 15 perusahaan di wilayah Kabupaten Probolinggo yang sukses mengaplikasikan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaannya.

“Rinciannya 10 perusahaan meraih penghargaan kecelakaan nihil, 3 perusahaan meraih penghargaan MK3 terbaik, dan 2 perusahaan meraih penghargaan P2 HIV AIDS terbaik,” kata Hudan. (tm/eem)


Bagikan Artikel