Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Lantik 11 Kades


PROBOLINGGO – Sebanyak 11 kepala desa (Kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 11 November lalu, telah dilantik. Kemarin (16/12) mereka dilantik oleh Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari, di pendapa Kabupaten Probolinggo.

Dalam acara pelantikan itu hadir pula Kajari Kabupaten Probolinggo Nadda Lubis, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol. Inf. Imam Wibowo, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto dan sejumlah pejabat dari OPD terkait itu.

 Bupati Tantriana Sari menyampaikan bahwa kades merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemkab) di lingkup desa. Sehingga sebagai kepala desa, wajib hukumnya mendukung dan menjalankan program kebijakan yang selaras dan seirama dengan lembaga pemerintah di atasnya itu.

            “Dengan wewenang yang dimiliki kepala desa, kami berharap agar program pembangunan desa. Tidak bertolak belakang dengan program pembangunan dari Pemkab, tapi harus saling melengkapi. Segera pahami dan belajar tentang apa dan bagaimana cara mengembangkan potensi desa. Agar desa yang dipimpin dapat berkembang mandiri,” kata Bupati 2 periode tersebut.

Bupati Tantri kemudian mengingatkan kepada 11 kades yang baru dilantik itu agar segera menyesuaikan diri dan mempelajari seluruh ketentuan dan aturan tentang desa. Terutama pemanfaatan ADD (Alokasi Dana Desa) dan DD (Dana Desa) tahun depan.

“Tujuanya apa? Agar kepala desa dalam membuat kebijakan tidak keluar dari koridor. Jalinlah komunikasi, sinergi dan kolaborasi yang baik dengan para perangkat desa dan lawan politik pada pilkades lalu. Itu penting dilakukan agar ada percepatan pembangunan yang dilakukan bersama dengan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Tantri mengingatkan agar para kepala desa baru itu agar tidak terlalu larut dalam kegembiraan yang berlebih paska dilantik. Mengingat tugas dan kewajiban berat mereka memimpin ribuan warga desa telah menanti.

“Hari ini silahkan buka pintu rumah lebar-lebar agar masyarakat bisa turut berbahagia merayakan pelantikan. Tapi stop euforia, maksimal tujuh hari ke depan. Setelahnya, para kades harus fokus memajukan desa,” ingatnya. 

Sementara itu, salah seorang kepala desa yang dilantik, yaitu Kades Krampilan Kecamatan Besuk Asmail mengaku senang dengan pelantikan ini.  Menurutnya, hal pertama yang akan dilakukannya adalah melakukan rekonsiliasi kepada mantan lawan politiknya. “Pembangunan desa tidak akan berjalan lancar tanpa adanya kerja sama seluruh pihak dan elemen warga desa. Karena itu hal pertama yang harus dilakukan adalah rekonsiliasi,” tukasnya.Sebagai informasi, seharusnya ada 12 kades yang dilantik kemarin. Namun, kades terpilih asal Desa Kedawung Kecamatan Kuripan yakni Sunardi, meninggal dunia, Kamis (12/12) lalu. Alhasil jabatan yang seharusnya diembannya itu, akan diisi oleh penjabat sementara kepala desa (Pj Kades) untuk masa jabatan 2019-2025 mendatang. (tm/iwy)


Bagikan Artikel