Politik & Pemerintahan

Pemkab Raih APE Madya

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi. Rabu (19/12) lalu Pemkab Probolinggo meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) Republik Indonesia. Istimewanya predikat APE Kabupaten Probolinggo tahun ini naik kelas menjadi APE Madya setelah pada tahun lalu hanya meraih predikat APE Pratama.

Wakil Bupati Probolinggo menerima penghargaan APE Madya yang diserahkan langsung Menteri PPPA Yohana Yembise. (Istimewa/Koran Pantura)

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri PPPA Yohana Yembise kepada Wakil Bupati Probolinggo HA Timbul Prihanjoko, di auditorium Sekretariat Wakil Presiden di  Jalan Kebon Sirih nomor 14 Jakarta Pusat, Rabu lalu.

Saat dihubungi Koran Pantura, Wabup Timbul mengaku bersyukur karena Kabupaten Probolinggo kembali memperoleh penghargaan bergengsi tersebut. Pasalnya lewat penghargaan APE Madya ini bisa menjadi motivasi bagi Pemkab Probolinggo untuk terus melakukan upaya-upaya pemberdayaan dan perlindungan terhadap hak dan kepentingan perempuan dan anak.

“Berkat kerja keras semua pihak yang selama ini mendukung dan mensukseskan program kesetaraan gender dan perlindungan anak. Kabupaten Probolinggo tahun ini, naik kelas dari APE pratama meningkat dari pratama ke madya,” ujarnya, Kamis (20/12).

Wabup berharap, penghargaan APE Madya ini mampu menjadi pelecut bagi seluruh pihk terkait untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, sebelumnya Kabupaten Probolinggo telah dinyatakan sebagai kabupaten layak anak. “Kami berharap tidak ada lagi dikotomi antara  kaum pria dan wanita lewat program kesetaraan gender yang secara konsisten telah kami jalankan selama ini,” harapnya.

Namun, Wabup Timbul mengingatkan agar penghargaan ini tidak membuat seluruh pihak yang menjadi suksesor menjadi terlena. Menurutnya hal yang terpenting selanjutnya adalah memastikan bahwa kaum perempuan di Kabupaten Probolinggo agar lebih sejahtera dan berperan lebih penting dalam menyukseskan program pembangunan daerah.

“Kami membuka peluang selebar-lebarnya kepada perempuan untuk berprestasi dan memberikan sumbangsih pada pembangunan di kabupaten Probolinggo. Ini membuktikan kabupaten Probolinggo merupakan daerah yang ramah dan peduli isu perempuan, begitupun dengan isu anak,” tegasnya.

Sementara, Menteri PPPA Yohana Yembise menyampaikan bahwa untuk tahun 2018 ada sebanyak 9 kementerian/lembaga yang menerima penghargaan APE, 22 Pemprov, dan 159 pemda kabupaten/kota. Untuk kategori pratama ada 2 provinsi dan 44 kabupaten/kota. Kategori madya yakni 1 kementerian/lembaga, 8 provinsi, dan 75 kabupaten/kota. Kategori utama yakni 1 kementerian/lembaga, 8 provinsi, 36 kabupaten/kota. Dan untuk kategori mentor 6 kementerian/lembaga, 4 provinsi, dan 4 kabupaten/kota.

“Kami ucapkan selamat kepada para pemimpin Kementerian/Lembaga dan Pemda dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarus Utamaan Gender. Kedepan semoga predikat yang sudah diraih saat ini bisa ditingkatkan dan dipertahankan,” tandasnya.

Penghargaan APE merupakan penghargaan yang diberikan atas keberhasilan kementerian/lembaga dan pemda yang dinilai berhasil melaksanakan program pembedayaan dan perlindungan perempuan melalui integrasi isu gender ke dalam kebijakan dan program pembangunan. Adapun urutan tingkat penghargaan APE yakni Pratama, Madya, Utama, dan tertinggi Mentor. (tm/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan