Politik & Pemerintahan

UKK Mampu Cetak 50 Paspor Sehari


DRINGU – Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Mal Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo sudah mulai sudah intensif bekerja. Itu paska diresmikan oleh Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie pada Rabu (27/11) kemarin. Jika selama masa uji coba dibatasi hanya 10 pemohon paspor tiap harinya, kini UKK mampu melayani maksimal 50 pemohon perharinya.

Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari yang menyebut, secara otomatis UKK telah menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kepada seluruh pemohon keimigrasian.

“Laporan yang kami terima dalam sehari, kini kantor UKK maksimal mampu menerbitkan 50 paspor. Tapi kami mendorong agar jumlahnya bisa lebih dari itu,” ungkapnya,  Kamis (28/11) kemarin.

Dia menyebut antusiasme warga yang hendak mengurus dokumen keimigrasian sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dengan jumlah paspor yang diterbitkan dalam waktu 2 pekan masa uji coba. Tercatat 130 paspor diterbitkan, belum termasuk jumlah antrian pemohon paspor yang mencapai 150 orang.

“Ini bukti antusiasme warga yang harus mampu diakomodasi dengan baik. Jangan sampai warga yang hendak mengurus dokumen keimigrasian harus bolak-balik ke UKK karena terbentur kuota penerbitan paspor yang dibatasi,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo Hadi Prayitno mengatakan beberapa hal. Kantor UKK masih terus melakukan penyesuaian dan efisiensi dalam pelayanannya.

Terlebih Pemkab Probolinggo telah menugaskan 10 ASN untuk bertugas membantu pegawai Kemenkumham di kantor UKK. “Diperbantukannya 10 ASN tersebut untuk meringankan tugas pegawai kementerian. Ini penting dilakukan demi mengejar pelayanan prima bagi antusiasme warga yang tak hanya dari dalam daerah saja tapi juga luar daerah,” tandasnya. (ra)


Bagikan Artikel