Politik & Pemerintahan

Bupati Tantri Tinjau Pelaksanaan Pilkades


KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari meninjau pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak yang dilangsungkan kemarin (11/11). Dua desa ditinjau Bupati dalam pelaksanaan pilkades kemarin karena memiliki kerawanan terjadi konflik.

Dua desa yang dimonitor Bupati Tantri kemarin adalah Desa Bulu di Kecamatan Kraksaan, dan Desa Kecik di Kecamatan Besuk. Dalam kunjungan itu, Bupati Tantri datang bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati berserta rombongan tiba di TPS Desa Bulu yang berlokasi di balai desa setempat sekitar pukul 10.30 WIB. Rombongan langsung memasuki TPS dan satu persatu berjabat tangan dengan calon kepala desa yang berada di atas panggung.

Bupati Tantri menyampaikan, pemantauan pilkades itu dilakukan serentak pada 12 desa. Pihaknya telah memerintahkan pada para pejabat eselon II untuk melakukan pemantauan di beberapa desa lainnya. Sementara, Bupati sendiri mendapat bagian memantau di Desa Bulu dan Kecik. Dalam pemantauan itu dibagi 4 tim yang menyebar pada 12 desa.

“Kebetulan saya di 2 tempat ini. Tetapi sebenarnya saya mengajak semua pejabat eselon II untuk memantau. Hari ini saya perintahkan semuanya untuk menyebar,” ujarnya.

Namun, bupati tak ingin mengklasifikasikan daerah yang dinilai rawan dalam pelaksanaan pilkades tersebut. Sebab, menurutnya, potensi ancaman keamanan bisa saja terjadi di desa yang menggelar Pilkades atau bahkan daerah yang tidak terdapat pemilihan.

“Bagi kami, tidak ada istilah rawan atau tidak rawan atau tenang. Tetapi kami berkewajiban dan memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar dan sukses. Terkait rawan dan tidaknya adalah kewenangan dari Kapolres dan Dandim. Kebetulan saya dapat lokasi di tempat ini,” jelasnya.

Ia berharap pelaksaan pilkades itu berjalan lancar tanpa menyisakan delik dendam antar calon maupun pendukung calon. Bupati berharap masyarakat memilih calon kepala desa sesuai dengan hati nurani yang diyakininya. “Semoga berjalan lancar dan aman,” harapnya.

Kemudian, sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan Bupati meninggalkan Bulu menuju Desa Kecik di Kecamatan Besuk. (yek/iwy)


Bagikan Artikel