Politik & Pemerintahan

Cegah Konflik Pilkades, MUI: Panitia Harus Jujur


KRAKSAAN – Hari ini 12 desa di Kabupaten Probolinggo menghelat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak. Ada potensi kerawanan di hajat demokrasi tingkat desa ini. Namun, panitia pilkades memegang peran penting demi tercapainya pilkades yang tertib, aman, dan kondusif.

Penyelenggaraan Pilkades Serentak juga menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo.  Terutama karena dalam gelaran pilkades tak jarang ditemukan adanya perselisihan-perselisihan antar warga.

Untuk itu, Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo H. Yasin mengimbau seluruh pemilik hak pilih di desa yang hari ini menggelar pilkades, agar menggunakan hak suaranya dengan sebaik mungkin. Karena hal tersebut akan menentukan pemimpin desa beberapa tahun kemudian. “Memilih itu dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai tidak berpartisipasi, karena ini menyangkut masa depan desa,” kata Yasin, Minggu (10/11).

Ia menyadari, dalam sebuah kompetisi, pasti ada pihak yang menang dan kalah. Oleh sebab itu, Yasin berharap kepada pihak-pihak yang tidak terpilih agar nantinya bisa menerima dengan lapang dada. Lalu, diharapkan agar pihak yang kalah tidak memprovokasi massa untuk membuat kegaduhan. Dengan demikian, ketenteraman desa bisa terus terjaga.

“Ini kan kontestasi, pasti ada menang dan kalah. Jadi jangan sampai terprovokasi kepada pihak-pihak yang tidak puas. Agar pilkades ini bisa berjalan aman dan damai,” katanya.

Yasin pun berharap panitia pilkades berlaku adil. Sebab, ketidakjujuran panitia dalam proses pemungutan suara sangat berpotensi menimbulkan konflik. “Panitia harus punya tanggung jawab moral yang besar dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Harus bertindak secara sportif, jujur, fair, dan tidak memihak kepada calon manapun. Karena itu adalah kunci tertib dan amannya pelaksanaan pilkades,” katanya.

Yasin juga berharap kepada calon yang terpilih nantinya agar mampu mempertanggung jawabkan amanahnya itu dengan baik. Selain itu, Yasin juga berharap kepada pihak keamanan agar menindak tegas pihak-pihak yang membuat pelaksanaan pilkades menjadi tidak aman.

“MUI berharap pihak keamanan bisa bertindak tegas kepada pihak yang akan memancing kerusuhan. Karena Probolinggo ini daerah yang kondusif. Pilbup, Pileg, dan Pilpres Probolinggo ini sudah kondusif. Jadi, jangan sampai pilkades di 12 desa ini tidak kondusif. Karena ini menyangkut citra Probolinggo,” kata Yasin. (ay/iwy)


Bagikan Artikel