Politik & Pemerintahan

Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar JMF Sediakan 1.500 Loker


GENDING – Disnaker Kabupaten Probolinggo membuka Job Market Fair (JMF) 2019, kemarin (6/11) pagi. Sejumlah 31 perusahaan yang membuka stan, menyediakan 1.500 lowongan kerja (loker).

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifudin mengatakan pengangguran menjadi permasalahan disebabkan karena ketidakseimbangan antara pencari kerja (pencaker) dan jumlah loker. “Di Kabupaten Probolinggo ada sekitar 16 ribu sekian dan jumlah loker tidak sampai seperti itu jika ini berlanjut bisa menyebabkan kemiskinan,” katanya.

Faktor kurangnya informasi terhadap pencaker dan perusahaan juga menjadi hambatan. “Ada yang tidak sesuai dengan keterampilan dan lowongan kerja. Baik itu latar pendidikan dan lahan pekerjaan yang ada,” ujarnya.

Ada sejumlah 31 perusahaan yang membuka stan dan menyediakan 1.500 lowongan kerja. (Choirul Umam Masduqi/Koran Pantura)

Ada sejumlah 31 perusahaan yang membuka stan dan menyediakan 1.500 lowongan kerja. (Choirul Umam Masduqi/Koran Pantura)

Karena permasalahan tersebut, Hudan mengatakan salah satunya yakni dengan menggelar JMF tahun 2019. “Alhamdulillah, tahun ini ada hampir seribu pencaker dalam JMF ini. Ajang ini memang setiap tahun ditunggu pencari kerja. Makanya rutin diadakan agar membantu pencaker dan juga perusahaan,” ujarnya.

Hudan mengapresiasi terhadap perusahaan yang melakukan seleksi langsung di lokasi JMF. “Ada beberapa perusahaan yang melakukan seleksi langsung. Makanya kami mengucapkan terima kasih. Dengan demikian pencaker bisa langsung hasil seleksi,” jelasnya.

1

Sementara itu, Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari yang diwakilkan oleh Assiten III Abdul Halim mengatakan dari data tahun 2018 lalu ada sekitar 600 ribu angkatan kerja, 587 ribu sudah bekerja dan angka pengangguran terbuka 25 ribu.

Untuk menekankan hal ini salah satunya mengadakan JMF. “Karena adnya JMF ini yang pasti mempertemukan pencaker dan perusahaan sehingga bisa menghemat biaya dan bisa membantu pencaker dan perusahaan. Makanya Pemkab akan selalu membantu untuk hal ini,” jelasnya.

Ia pun berharap kedepan, Disnaker bisa menambahkan jumlah perusahaan dan loker tahun depan. “Sehingga dengan seperti itu angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo terus berkurang,” tandasnya. (rul/ra)


Bagikan Artikel