Politik & Pemerintahan

Kementerian ESDM Resmikan Jargas


TONGAS – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI meresmikan pemanfaatan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan, Rabu (16/10). Peresmian tersebut sekaligus menandai dimulainya pasokan gas bagi sekitar 8.150 sambungan rumah (SR) di kedua daerah tersebut.

Plt Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, jargas di kabupaten Probolinggo dan Pasuruan terbagi menjadi 11 sektor, dengan rincian di Kabupaten Probolinggo sebanyak lima sektor sementara sisanya di Pasuruan.

“Pasokan gasnya akan di suplai dari blok Madura Strait melalui salah satu kontraktor kontrak kerja sama dari SKK Migas yakni Husky CNOOC Madura LTd. Untuk alokasi gas bagi sekitar 8.150 SR itu, adalah sebesar 0,2 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day, red),” ungkapnya kemarin.

Dikatakannya bahwa hingga akhir tahun ini, khusus utuk Kabupaten Probolinggo akan mendapatkan total 4.000 SR. Dari angka tersebut, dikatakannya bahwa hingga bulan November ini sudah terealisasi sebanyak 2.700 SR. “Sisanya yang 1.300 SR akan disambungkan sebelum akhir tahun ini,” katanya.

Bupati Tantri tampak mencoba kompor yang disuplai Jargas yang telah diresmikan Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM RI. (Tunjung Mulyono/Koran Pantura)

Selain itu pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN) ini menyebutkan bahwa pada tahun 2020 mendatang, Kabupaten Probolinggo akan mendapatkan alokasi tambahan hingga 6.000 SR. “Jadi totalnya tahun depan khusus untuk Kabupaten Probolinggo akan ada sebanyak 10.000 SR yang akan menikmati manfaat dari program jargas ini,” sebutnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Probolinggo Hj. P Tanriana Sari menyatakan dengan sangat senang hati menerima alokasi 6.000 SR baru. Bahkan menurutnya, sekalipun jumlah alokasi SR yang diberikan pemerintah lebih dari itu pun tidak akan menjadi masalah bagi Pemkab Probolinggo.  

“Mau sampai 20.000 SR tambahan sekalipun dalam satu tahun, kami akan sangat siap. Karena kami sudah mempersiapkan data proyeksi penerima program jargas ini sejak setahun yang lalu,” ujar istri anggota DPR RI H Hasan Aminuddin itu.

Menurutnya, sudah ada 3 kecamatan selain Tongas dan Sumberasih yang warganya sangat siap untuk menerima program jargas itu. Yakni kecamatan Dringu, Gending, dan Leces. “Infrastruktur berupa pipa induknya sudah ada. Tinggal membuat jaringan pipa kerumah warga yang pasti butuh waktu jauh lebih cepat, daripada membuat jaringan pipa utama yang baru di daerah lain,” tandasnya. (tm/iwy)

 


Bagikan Artikel