Politik & Pemerintahan

Kuasa Hukum AK Ajukan Penangguhan Penahanan

PROBOLINGGO – Abdul Kadir telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Jumat (4/10) petang. Tim kuasa hukum anggota DPRD Kabupaten Probolinggo itu tengah berupaya membebaskan kliennya itu. Yakni dengan cara mengajukan penangguhan penahanan kepada penyidik Polres Probolinggo.

Hal tersebut diungkapkan Hosnan Taufik, salah satu tim kuasa hukum Abdul Kadir. Ia menyebut upaya penangguhan penahanan tersebut merupakan hak dan bentuk perlindungan hukum terhadap kliennya. Upaya itu juga diatur dalam undang-undang. Sehingga pihaknya berhak untuk mengajukan penangguhan penahanan tersebut. Pihaknha berupaya menjadikan kliennya berstatus tahanan kota

“Kami yakin surat permohonan penangguhan penahanan kami dapat dikabulkan oleh penyidik Polres Probolinggo,” ungkapnya, Sabtu (5/10).

Keyakinan tersebut didasarkan pada kelangkapan alat bukti yang seluruhnya telah disita oleh pihak penyidik. Hosnan menyatakan penyidik tidak perlu khawatir kliennya yang akan melarikan diri dari proses hukum. Menurutnya, hal itu tidak beralasan karena status kliennya adalah anggota DPRD kabupaten Probolinggo aktif.

“Walaupun kewenangan penahanan terhadap tersangka secara subjektif memang merupakan hak dari penyidik, namun secara objektif klien kami yang notabene seorang wakil rakyat tentunya berhak untuk mendapatkan penangguhan penahanan,” tegas Hosnan.

Oleh karena itu Hosnan berharap kepada penyidik Polres Probolinggo agar mengabulkan surat permintaan penangguhan penahanan yang diajukan untuk kliennya itu. Mengingat selama proses penyidikan hingga penetapan kliennya sebagai tersangka, kliennya selalu kooperatif dan tidak mangkir ataupun mempersulit penyidikan.

“Kami yakin surat penangguhan itu akan dikabulkan oleh penyidik, dan seharusnya memang begitu,” tegasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso menyebut penahanan yang dilakukan terhadap Abdul Kadir sudah sesuai dengan aturan yang ada, terlebih Abdul Kadir sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tepatnya sejak 17 September lalu.

“Saya masih di Surabaya, Mas. Tapi memang benar kalau Abdul Kadir telah ditahan sejak semalam,” kaya AKP Rizki singkat. (tm/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan