Politik & Pemerintahan

Meski 3 Kursi, NasDem Ketuai Komisi II


PROBOLINGGO – DPRD Kota Probolinggo telah merampungkan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Yang mengejutkan, Partai NasDem meski hanya memiliki 3 kursi, tetapi mampu meraih posisi ketua Komisi II. Padahal, sebelumnya tidak ada prediksi parpol besutan Surya Paloh itu akan menduduki pimpinan AKD.

Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Prolinggo Sibro Malisi menyebutkan bahwa berdasar hitung-hitungan di atas kertas, memang partainya tidak bisa menduduki pimpinan AKD. Alasannya, Fraksi Partai NasDem hanya memiliki satu perwakilan pada masing masing komisi. Padahal jumlah setiap komisi berjumlah 9 anggota. “Tetapi itu baru hitungan. Ketika proses berlangsung, tergantung pada dinamika forum,” jelasnya.

Sibro yang meraih suara terbanyak diantara 3 anggota DPRD itu menyebutkan, proses pemilihan pun tidak melalui voting, tetapi melalui musyawarah mufakat. “Karena asas pengambilan keputusan itu melalui Musyawarah Mufakat, maka proses pun dilalui, dan kami semua sepakat,” urainya.

Sibro menyebutkan, kebetulan dirinya terpilih menjadi ketua Komisi II. Baginya, menjabat sebagai ketua Komisi II ini bukan sebuah kebanggaan, tetapi lebih kepada menjaga harmonisasi sesama anggota. Terlebih, Komisi II yang membidangi Keuangan dan Ekonomi ini diisi oleh angota DPRD yang lebih dari 2 periode. Bahkan ada juga mantan Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo periode sebelummya.

“Bahwa komisi itu adalah kolektif kolegial. Sehingga tugas yang paling penting saat ini mampu menjaga hubungan antara anggota komisi, hingga menjadi mitra kerja,” urai Sibro.

Lebih jauh Sibro menjelaskan Komisi II merupakan AKD yang strategis. Sebab, di komisi ini akan ada pembahasan bersama pemerintah mengenai kemampuan pendapatan asli daerah (PAD), hingga urusan wajib seperti pertanian dan usaha mikro. “Ini bersentuhan dengan masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Bapak dua anak ini mengatakan, ikhtiar pertama kali di antaranya rapat internal terlebih dahulu. Selanjutnya, berdasarkan rapat itu akan disepakati usulan rencana kerja. “Sambung doa saja. Semoga pendapatan daerah bisa meningkat, dan penggunaannya sesuai dengan kepentingan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kota Probolinggo Zulfikar Imawan menyebutkan partainya finish di urutan 4. Meski demikian, Partai NasDem mampu menempatkan kader menjadi ketua Komisi II. “Ini membuktikan bahwa Partai NasDem diperhitungkan. Terlebih dengan musyawarah mufakat. Karena itu, amanah ini harus benar benar diperhatikan dengan baik,” kata politisi yang karib disapa Iwan itu.

Tanpa menafikkan dua kader lainnya, Iwan sapaan akrabnya, meminta kepada Fraksi NasDem untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjaga kepercayaan publik, dan marwah partai. “Caranya, jalankan fungsi pengawasan dengan baik, anggaran yang tepat sasaran hingga regulasi yang populis,” tegasnya. (awi/iwy)


Bagikan Artikel