Politik & Pemerintahan

Dinas Kominfo Gelar Sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskotikdansa) menggelar sosialisasi Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Kamis (19/9).

Kegiatan dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Probolinggo. Tujuan sosialisasi adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif,transparan, akuntabel, serta meningkatkan efisiensi dan keterpaduan penyelenggaaan SPBE Bagi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Probolinggo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono saat membuka acara mengatakan, Perpres No 95 Tahun 2018 sangat jelas mengatur tentang penyelenggaraan Pemerintahan dalam pemanfaatan teknologi Informasi dalam bentuk layanan kepada masyarakat melalui layanan SPBE.

“Melalui SPBE ini, kita dituntut cepat dan akurat dalam melayani segala kebutuhan masyarakat. Selain itu kita juga dituntut cerdas dan teliti karena seluruh layanannya akan berbasis elektronik,” ungkapnya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ferry Astika Saputra, salah seorang anggota tim SPBE asal Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Menurutnya, melalui pengaplikasian SPBE, jalannya pelayanan di setiap kantor OPD akan berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Karena setiap data digital yang terekam disetiap OPD akan terintegrasi satu sama lainnya.

“Jika SPBE ini benar-benar diterapkan dengan baik di Kabupaten Probolinggo, bukan tidak mungkin tingkat kepercayaan publik akan meningkat lantaran kualitasnya yang semakin meningkat,” tegasnya.

Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan sosialisasi PP No 95 tahun 2018 ini, diharapkan seluruh OPD di kabupaten Probolinggo tidak gagap dan siap menerapkan SPBE hingga ke tatanan pelayanan pemerintah daerah yang paling bawah. “Sosialisasi hari ini begitu penting, karena seluruh persepsi yang ada di masing-masing OPD harus disamakan demi terwujudnya SPBE yang seutuhnya,” kata Ferry. (tm/adv)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan