Politik & Pemerintahan

Calon Kades di Probolinggo Mulai Mendaftar

PROBOLINGGO – Tingkat partisipasi warga untuk mendaftar sebagai calon kepala desa (cakades) di 12 desa pelaksana Pilkades Serentak tahun ini bisa dikatakan tinggi. Hal tersebut terbukti dengan mulai ramainya pendaftaran di pilkades masing-masing desa.

Berdasarkan data yang dihimpun Koran Pantura, hingga kemarin (11/9) sejumlah desa pelaksana pilkades sudah memiliki cakades yang mendaftar. Di Kecamatan Besuk meliputi Desa Krampilan dengan 2 calon, Desa Kecik dengan 4 calon, dan Desa Matekan dengan 3 calon.

Berikutnya, di Kecamatan Paiton meliputi desa Petunjungan dan Jabung Sisir dengan masing-masing masih 1 cakades. Selanjutnya desa Boto kecamatan Lumbang yang diisi dengan 2 cakades yang mendaftar ke panitia Pilkades setempat.

Adapun Desa Brumbungan Kidul di Kecamatan Maron dengan masih hanya 1 cakades yang mendaftar. Sebenarnya ada 2 cakades lagi yang telah mendaftar, namun ditolak karena berkasnya masih ada yang kurang.

Khusus untuk Desa Clarak, panitia Pilkades setempat menyatakan bahwa belum ada satu pun cakades yang mendaftarakan diri. Namun demikian, setidaknya 13 blangko pendaftaran cakades yang telah diambil oleh warga.

Camat Besuk Puja Kurniawan mengungkapkan dirinya cukup puas dengan pelaksanaan masa pendaftaran cakades di 3 desa yang masuk dalam wilayah administratifnya. Menurutnya dengan total 9 calon kades dari 3 desa tersebut, menunjukkan antusiasme warga untuk memimpin dan memajukan desa sangat tinggi.

Terlebih, kata Camat Puja, masa pendaftaran baru berjalan sepekan dan masih ada satu pekan lagi sebelum masa pendaftaran cakades ditutup. “Kami optimis jumlahnya akan bertambah lagi. Ini menunjukkan semangat kuat warga untuk berdemokrasi secara adil, dan membuktikan semua warga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi kepala desa,” ungkapnya, kemarin (11/9).

Sedangkan Camat Paiton Robby Siswanto mengaku pihaknya masih menunggu adanya kandidat cakades lain sebagai pesaing cakades yang terlebih dahulu mendaftar. Menurutnya agar pesta demokrasi tingkat desa ini berjalan sesuai aturan yang berlaku, maka setidaknya harus ada lebih dari 1 cakades yang mendaftarakan diri dan lolos seleksi administrasi. “Harapannya, cakades yang berkompetisi bisa lebih dari 1 calon, minimal 2 calon atau lebih, agar tak sampai ada penundaan pilkades,” katanya.

Sementara itu, Camat Lumbang Djunaidi menyampaikan bahwa untuk Desa Boto sebagai satu-satunya desa pelaksana Pilkades tahun ini di kecamatannya. Desa Boto telah memenuhi syarat untuk menyelenggarakan Pilkades. Pasalnya kandidat kadesnya telah lebih dari 2 calon.

“Di desa Boto yang bertarung itu mantan kades dan perangkat desa. Semoga pilkades tahun ini berjalan lancar dan pesta demokrasi ini disambut antusias warga,” pungkasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan