Politik & Pemerintahan

Pemkab Ambil Alih Gelora Merdeka

KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo bakal mengambil alih pengelolaan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. Hal itu akan dilakukan karena Perusahaan Daerah (Perusda) Rengganis Kabupaten Probolinggo selaku pengelola Stadion Gelora Merdeka saat ini, dinilai tak berhasil menjalankan tugas pengelolaan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo M Sidik Widjanarko mengungkapkan, proses pengalihan pengelolaan itu tinggal menunggu surat penyerahan aset dari Perusda Rengganis ke Pemkab Probolinggo. “Jika administrasi selesai, maka Stadion Gelora Merdeka akan menjadi aset Pemkab Probolinggo,” ungkapnya, Minggu (16/12).

Sejauh ini, pengalihan sudah terjadi secara lisan. Anggaran pemeliharaannya juga sudah diserahkan ke Disporaparbud. Namun secara administrasi, proses serah terima tersebut baru akan dilaksanakan pada 2019.

“Tahun depan, stadion itu dapat dimanfaatkan untuk menggelar kegiatan olah raga. Khususnya untuk menggelar kegiatan latihan dan pertandingan sepak bola yang sudah 5 tahun terselenggara di lapangan tersebut,” ungkapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Perusda Rengganis H Asy’ari saat dikonfirmasi mengaku, Perusda memang sudah tidak mampu untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap stadion. Pasalnya, pendapatan yang dihasilkan dari stadion sangat rendah. Bahkan nyaris tidak ada sama sekali.

Pekerja menanam rumput di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. Selain itu, pagar keliling lapangan, tribun VIP, kamar ganti pemain, dan perangkat pertandingan juga direhab. (Dokumen/Koran Pantura)

Kondisi makin sulit karena tidak ada penyertaan modal lagi dari Pemkab Probolinggo untuk Perusda Rengganis. “Stadion itu merupakan aset daerah. Jadi, saat akan diambil oleh pemerintah daerah, silahkan saja,” ungkapnya. (tm/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan