Politik & Pemerintahan

Hasan Aminuddin Soroti Perlakuan Laskar Haji

PROBOLINGGO – Pemerintah Arab Saudi mengklaim pelaksanaan ibadah haji tahun ini lancar dan tak ada insiden krusial. Hal tersebut diamini oleh anggota Komisi VIII DPR RI H. Hasan Aminuddin. Namun dalam sudut pandangnya, masih ditemukan beberapa kekurangan yang dianggap mengganggu kekhusyukan ibadah para jamaah haji.

Suami dari Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari ini bersama sejumlah anggota DPR RI baru saja pulang dari Arab Saudi untuk melakukan pengawasan. Selama kegiatan tersebut, pihak DPR RI menemukan adanya keterlambatan pasokan logistik.

“Alasan keterlambatan itu terjadi karena kondisi jalanan yang macet sehingga kendaraan pengangkut logistik itu tersendat. Hal demikian seharusnya tidak terjadi dan harus diperbaiki agar lebih tepat waktu,” ungkap Hasan saat memberikan sambutan di pendopo Kabupaten Probolinggo, Kamis (15/8) sore.

Menurutnya, keterlamabatan distribusi dari pihak catering itu membuat para jamaah haji asal Indonesia harus menunggu cukup lama untuk makan. Dampaknya cukup terasa dan dinilai mengganggu kekhusyukan ibadah. Padahal di sisi lain, para jamaah haji membutuhkan nutrisi yang cukup untuk dapat melaksanakan ibadah haji secara lancar.

“Masalah keterlambatan catering ini menjadi catatan kami dan akan kami sampaikan kepada Kemenag (Kementerian Agama) agar jadi bahan evaluasi dalam rapat evaluasi nasional penyelenggaraan haji awal bulan depan,” terang Hasan.

Selain itu, Hasan juga memprotes pemerintah Arab Saudi yang menurutnya tidak memperlakukan jamaah haji dengan sopan. Ia mengungkapkan, para jamaah asal Indonesia menilai para laskar haji Arab Saudi bersikap arogan dan tidak menghargai jamaah.

“Untuk masalah ini, sebelum pelantikan lagi di DPR RI, kami akan menyampaikan keluhan ini kepada Kedutaan Besar Arab Saudi dan tentunya pihak Kemenag. Ke depannya, para laskar haji itu perlu lebih sopan dan menghargai para jamaah haji yang sudah mengeluarkan biaya dan waktu yang tak sedikit untuk melaksanakan ibadah haji,” tegasnya.

Ke depan, mantan Bupati Probolinggo 2 periode ini berharap agar temuan-temuan dari DPR RI bisa diperbaiki. Sehingga kekhusyukan para jamaah haji selama ada di tanah suci Mekkah tidak terganggu.

“Secara keseluruhan pelaksanaan ibadah haji tahun ini sudah baik. Namun lebih baiknya lagi apabila hal-hal teknis yang demikian itu tidak lagi terjadi di pelaksanaan ibadah haji tahun mendatang,” harap politisi Partai NasDem ini. (tm/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan