Politik & Pemerintahan

Walikota Probolinggo Janji Bangun Sirkuit Road Race

PROBOLINGGO – Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menjanjikan membangun sirkuit balap motor. Bahkan menurutnya, tahun depan para pecinta balap motor sudah bisa latihan di sirkuit tersebut. Hanya, belum diketahui kapan dan dimana sirkuit itu akan dibangun.

Janji tersebut disampaikan Walikota Hadi Zainal Abidin saat membuka Kejurprov (Kejuaraan Provinsi) road race Walikota Cup, Minggu (21/7). Kejuaraan balap motor itu dilangsungkan di sirkuit dadakan di Jl Panglima Sudirman Kota Probolnggo, depan kantor walikota.

Menurut Walikota, janji membangun sirkuit itu selain untuk meminimalisir kecelakaan karena aksi balap liar, juga untuk mewadahi para penghobi balap motor. Sebab, setiap kali ada ajang road race, jumlah peserta selalu bertambah. Begitu juga dengan penontonnya.

Lalu, tidak sedikit pembalap asal Kota Probolinggo yang sudah berkarier di nasional,  bahkan Asia-Pasifik. Sebut saja Deny Triyugo, pembalap asal Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. “Kami akan mewadahi mereka. Kami kepingin pembalap sini mengikuti pendahulunya, mas Deni,” tandas Walikota.

Dalam kesempatan itu, Walikota Hadi belum memastikan di mana dan kapan pembangunan sirkuit akan dimulai. Namun, ia memberi lampu hijau kalau mulai tahun depan para pembalap sudah bisa latihan di sirkuit yang dijanjikan tersebut. “Tahun depan sudah bisa ditempati latihan,” ujarnya.

Pembalap cilik juga berpartisipasi dalam Kejurprov road race Walikota Probolinggo Cup, Minggu (21/7). (Agus Purwoko/Koran Pantura)

Pembalap cilik juga berpartisipasi dalam Kejurprov road race Walikota Probolinggo Cup, Minggu (21/7). (Agus Purwoko/Koran Pantura)

Setelah ada sirkuit, seluruh aktivitas balap motor akan ditempatkan di sana.  Pemkot sudah tidak akan mengizinkan jalan raya Panglima Sudirman menjadi lintasan balap motor. “Kewajiban kami memfasilitasi. Kalau sudah punya sirkuit, jalan ini tidak bisa lagi dipakai sirkuit. Untuk sekolah pembalap, kami akan berkoordinasi dulu dengan IMI (Ikatan Motor Indonesia, red.),” katanya.

Dalam road race kemarin, Walikota Hadi bersama Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffiur sempat menjajal lintasan jalan Panglima Sudirman yang dijadikakan sirkuit itu. Di belakangnya diikuti puluhan pembalap anak-anak (mini moto GP).

Walikota Hadi yang mengendarai Honda CBR 250 cc menjajal sirkuit hanya satu kali putaran. Sebelum meninggalkan arena balap, Walikota berkesempatan meninjau persiapan pembalap.

Sementara itu, kejurprov road race itu kemarin diikuti 346 peserta. Mereka terdiri atas 323 pembalap dewasa dan 23 pembalap anak-anak. Mereka beradu kecepatan di 25 kelas berbeda. Di sirkuit non permanen yang memiliki panjang sekitar 900 meter ini, para pembalap diadu nyalinya di tiga tikungan tajam.

Mereka harus beradu kecepatan di trek atau lintasan lurus sejauh 350 meter, lebar 8 meter. Selain mengejar posisi, di ajang tersebut pembalap juga mendapatkan hadiah hiburan dan trofi dari panitia. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan