Politik & Pemerintahan

Paripurna, Anggota Dewan Telat, Bu Tantri Keluar Ruang Rapat


KRAKSAAN – Rapat Paripurna DPRD diwarnai kekesalan dari pihak eksekutif, dalam hal ini Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari. Rapat harusnya dimulai pukul 09.00, hari ini (5/7). Namun anggota DPRD banyak yang datang terlambat sehingga rapat tidak memenuhi kuorum.

Akibatnya, rapat terpaksa ditunda lama, sekitar 30 menit untuk menunggu kuorum. Bupati Tantri yang sudah menunggu di ruang rapat, sempat keluar dan memasuki ruang tunggu VIP.

Bupati Tantri keluar dari ruang tunggu VIP usai melakukan ramah tamah dengan pimpinan dewan sembari menunggu dewan kuorum. (Rahmat Hidayat/Koran Pantura)

Ditanyakan tentang kekesalannya, Tantri enggan menjelaskan. “Saya ini Bupati, tidak berhak mengkritik DPRD. Jadi yang berhak mengkritik itu rakyat,” ujarnya sambil tersenyum. Kemudian mempersilahkan awak media bertanya pada pimpinan dewan.

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Probolinggo Wahid Nurahman. Menurutnya, pihak Pimpinan DPRD sudah menjalankan tugasnya sesuai prosedur.

“Terkait itu (lama tidak mencapai kuorum) kami sudah menghubungi setiap anggota dewan untuk hadir tepat waktu. Pun juga saat rapat sebelumnya, pada minggu lalu disampaikan jadwal rapat hari ini,” jelas Wahid.

Menurutnya harusnya setiap anggota dewan sudah paham acara rapat paripurna itu.

Seperti diketahui rapat paripurna kali itu mengusung agenda laporan Banggar terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafom Anggaran Sementara (KUA PPAS). Dalam rapat itu KUA PPAS yang diajukan Pemkab Probolinggo diterima oleh DPRD. (ra/eem)


Bagikan Artikel