Politik & Pemerintahan

Segera Beroperasi Angkot Kraksaan, Pekan Depan Uji Coba


KRAKSAAN – Kota Kraksaan segera punya angkutan kota (angkot). Rencananya, angkot Kraksaan tersebut akan diuji coba pada pekan depan. Dalam masa uji coba, angkot Kraksaan beroperasi sementara di satu rute saja.

Hal itu terungkap saat Dinas Perhubungan Kabupaten Probolingg saat menggelar pertemuan dengan pemilik angkutan desa (angdes) di balai uji kir, kemarin (2/7). Rencana ini muncul karena sejak ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo, Kraksaan tidak punya angkutan kota.

Petugas Dishub menyampaikan materi sosialisasi rencana pembukaan trayek angkutan kota (angkot) Kraksaan di Balai Uji Kir Kraksaan, kemarin (2/7). (Choirul Umam Masduqi/Koran Pantura)

Oleh karena itu, Dishub berencana membuka trayek baru tranportasi publik di Kota Kraksaan. “Sudah kami kumpulkan sopir angkot yang akan beroperasi dan Alhamdulillah mereka siap untuk beroperasi di kawasan Kraksaan,” kata Kadishub Heri Sulistyanto melalui Kabid Kabid Lalu Lintas dan Angkutan jalan Bambang Singgi Hartadi kepada Koran Pantura.

Rencananya, angkot yang akan beroperasi hanya satu rute atau line. Rute tersebut meliputi Pasar Semampir, BLK, hingga tembus ke RSUD Waluyo Jati. Kemudian, akan dilanjutkan menuju stadion, Samsat dan akan berakhir di kantor Bupati Probolinggo. “Untuk sementara kami buka satu line dulu. Untuk jalur lain akan dikaji lebih lanjut,” jelas Bambang.

Masih kata Bambang, untuk kendaraan yang beroperasi sebagai angkot Kraksaan sampai saat ini ada enam unit. Semua kendaraan bukan angkot baru, melainkan angkutan desa (angdes) yang biasa beroperasi di Pajarakan dan Gending. Kendaraan itu dioperasikan di rute Pasar Semampir. “Jadi kami berdayakan angdes untuk beroperasi sebagai angkot,” katanya.

Untuk sementara, tarif yang akan diterapkan pada angkot Kraksaan nanti bisa dikatakan lebih murah dengan moda tranportasi lain, yakni Rp 5 ribu untuk dewasa dan Rp 2.500 untuk pelajar. “Ini bagian dari kewjiban pemerintah untuk menyediakan tranportasi publik. Jika ini prosepknya bagus dan berjalan dengan baik, rute yang lain akan segera digarap,” kata Bambang. (rul/iwy)


Bagikan Artikel