Politik & Pemerintahan

Hasan Aminuddin Imbau Pendukung 02 Lapang Dada


PROBOLINGGO – Gelaran Pilpres 2019 resmi berakhir setelah KPU menetapkan pasangan nomor urut 01 Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin sebagai peraih suara terbanyak. Hal itu disambut positif oleh Anggota Komisi VIII DPR RI H Hasan Aminuddin. Politisi Partai NasDem ini pun mengucapkan selamat kepada pasangan 01.

 

Hasan mengajak masyarakat untuk menghormati hasil pemilu yang telah ditetapkan oleh KPU RI pada Selasa (21/5) dini hari lalu itu.

 

“Mewakili masyarakat Probolinggo, saya mengucapkan selamat mengemban tugas kepada Al Mukarrom H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amien sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk 5 tahun mendatang,” ujarnya ketika ditemui di kediamannya di Jl. A. Yani Kota Probolinggo, Rabu (22/5) dini hari.

 

Sebagaimana diketahui, pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amien berhasil memenangi pemilu 2019 dengan perolehan suara sah 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Yakni dari total suara sah nasional sebanyak 154.257.601 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebanyak 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

 

Mantan Bupati Probolinggo 2 periode ini mengatakan, dengan telah terpilihnya sosok Presiden dan Wakil Presiden lewat proses yang demokratis ini, seluruh pihak diharapkan agar dapat menerima secara lapang dada. Sebab setiap tahapan pemilu telah dilewati dan dilaksanakan secara terbuka. Rakyat juga telah diberikan kuasa penuh untuk menentukan pilihannya secara bebas di dalam bilik suara.

 

“Tantangan ke depan pastinya akan semakin berat. Harapannya tentu kepada pemimpin negara ini agar mampu membangun bangsa Indonesia sebagai negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

 

Oleh karena itu, Hasan meminta kepada seluruh pihak yang kecewa karena pilihannya tidak terpilih sebagai pemimpin negeri, agar berhenti menyebar kebencian dan menyesatkan rakyat. Terutama melalui kabar bohong atau hoax. Hasan menyatakan hal itu justru dapat memecah belah bangsa dan Negara.

 

“Kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh politik yang selama ini mengungkapkan kekecewaannya tanpa dasar dan mengajak rakyat ke ibukota pada bulan suci Ramadan ini, alangkah baiknya untuk pulang dan menunaikan syariat Islam dengan dengan menjalankan ibadah bersama keluarga,” pintanya.

 

Hasan menerangkan bahwa aparat keamanan, utamanya Polri telah memberikan banyak kelonggaran dan toleransi kepada para pendemo untuk menyampaikan protes. Yakni melalui sebuah aksi yang direncanakan pada hari ini di Jakarta. Namun, Hasan mengingatkan kepada masa pendemo agar tetap mematuhi peraturan. Yakni, unjuk rasa maksimal dilakukan hingga pukul 18.00 WIB.

 

“Selebihnya adalah toleransi yang coba diberikan oleh pihak keamanan agar masa pendemo sadar dan segera membubarkan diri. Dan saya mengharapkan sekali saudara-saudara kita itu untuk segera mengakhiri aksinya dan pulang ke tengah-tengah keluarganya dengan selamat,” harapnya. (tm/eem)


Bagikan Artikel