Politik & Pemerintahan

Setahun, THP Dewan Rp 422 Juta

Kegiatan DPRD Kabupaten Probolinggo saat melaksanakan fungsi legislasi (Dokumen/Koran Pantura)

PROBOLINGGO – Tak salah bila ada banyak orang yang begitu berminat duduk sebagai anggota dewan atau wakil rakyat. Salah satu faktor yang menarik minat adalah tingginya gaji anggota dewan. Untuk DPRD Kabupaten Probolinggo saja, take home pay (THP) alias total gaji yang diterima selama setahun mencapai Rp 422 juta.

“Kalau untuk (DPRD) daerah lain, saya kurang tahu. Karena besaran itu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” kata Kabid Anggaran pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Jurianto, Minggu (9/12).

Menurutnya, tahun 2019 nanti Pemkab Probolinggo mengalokasikan anggaran sejumlah Rp 21,7 miliar. Dengan asumsi 50 anggota dewan berikut periode 2019-2024, maka setiap anggota dewan akan mendapatkan Rp 420 – 450 juta. Besaran setiap anggota dewan tergantung pada posisi dan jabatan. “Semakin banyak pada alat kelengkapan dewan, maka semakin tinggi, karena ploting disesuaikan dengan jabatan,” terang Jurianto.

Ia pun menjamin besaran gaji dan tunjangan itu sudah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Berbeda dengan tahun ini, yang hanya Rp 19,9 miliar. “Karena ada penambahan jumlah anggota dewan yang semula 45 anggota sekarang menjadi 50 orang,” urainya.

Sayangnya, Jurianto tidak bisa merinci komponen atau rincian sehingga gaji anggota dewan terbilang sangat besar. “Kalau Rp 420 juta dalam satu tahun, maka setiap bulan yang diterima sejumlah Rp 35 juta,” katanya.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Amin Haddar tidak membantah besaran gaji yang diterima setiap bulan. Namun, politisi PPP ini menyebutkan besaran pendapatan itu mencakup banyak unsur. Termasuk tunjangan keluarga, perumahan, hingga tunjangan komunikasi insentif.

Menurutnya, tugas berat sebagai wakil rakyat yang senantiasa bekerja selama 24 jam rasanya tidak perlu diperdebatkan. “Jangan melihat besaran gajinya, tetapi bagaimana meramu konsituen sehingga pemilih merasa terwakili setiap usulan kepada pemerintah,” katanya. (bro/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan