Politik & Pemerintahan

Temui Presiden, Walikota Hadi Ajukan Proposal RS Baru

PROBOLINGGO – Keseriusan Pemkot Probolinggo mewujudkan keinginan membangun Rumah Sakit (RS) baru, tak perlu diragukan lagi. Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin kemarin (15/5) menghadap Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor. Walikota Hadi menemui Presiden Jokowi untuk menyerahkan proposal pembangunan RS baru, yang merupakan salah satu janji politiknya saat kampanye Pilwali 2018.

Saat dikonfirmasi kemarin, Walikota Hadi membenarkan telah menemui Presiden Jokowi. Di Istana Bogor, Walikota Hadi diterima Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kebinet (Seknet) Pramono Anung. Dalam kesempatan itu Walikota Hadi menyerahkan proposal pembangunan RS rujukan di Kota Probolinggo.

Menurut Walikota, dirinya menemui Presiden karena telah janjian saat Jokowi kampanye Pilpres di GOR Kedopok, beberapa waktu lalu. Saat itu Walikota Hadi memberitahukan niatnya membangun rumah sakit rujukan di Kota Probolinggo. Dan rencana tersebut diapresiasi Presiden. Lalu Walikota Hadi diminta datang ke istana, usai Pilpres. Karenanya, Walikota Hadi memenuhi undangan tersebut.

Walikota Hadi berharap proposal yang telah diajukan itu dikabulkan, sehingga kota Probolinggo memiliki RS rujukan. “Mudah-mudahan proposal kami disetujui. Kalau RS itu sudah berdiri, warga kota sudah tidak perlu dirujuk ke RSUD Syaiful Anwar Malang atau RS dr Soetomo Surabaya,” tandasnya.

RS tersebut juga bisa menjadi rujukan untuk pasien yang tinggal di kota atau kabupaten tetangga, seperti Pasuruan, Lumajang, Bondowoso, Situbondo dan  Banyuwangi.

Menurut Walikota, rencana tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada Kepala Bappenas RI saat berkunjung ke Kota Probolinggo. Dan rencana itu mendapat dukungan. Sebab, Kota Probolinggo merupakan daerah penyangga. “Sarana pendukungnya sudah kami miliki,” ujar Habib.

Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kota Probolinggo Rey Suwigtyo  enggan berkomentar saat dimintai pendapat  oleh wartawan terkait rencana pembangunan RS rujukan. Pejabat yang karib disapa Tiyok itu meminta wartawan datang ke kantornya. “Untuk mengetahui secara detail, sampeyan ke kantor saja besok,” ujarnya.

Berdasar rencana yang ada sampai saat ini, RS rujukan itu akan dibangun di wilayah selatan, tepatnya di Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok. Lahannya sudah tersedia, namun belum diketahui luasannya. Pemkot membangun RS di sana untuk mengembangkan wilayah selatan. Mengenai dana yang dibutuhkan, belum ada yang member keterangan rinci.

Saat ditanya anggaran pembangunan RS baru itu dalam proposal, Walikota Hadi enggan berkomentar. “Soal dananya, nanti kalau RS akan dibangun, pasti diketahui. Tenang saja, yang sabar,” jawab Walikota disusul tawa. (gus/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan