Politik & Pemerintahan

Bawaslu Probolinggo OTT Timses Caleg, si Caleg Bakal Lapor Balik


KRAKSAAN – Bawaslu Kabupaten Probolinggo melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada seseorang yang disebut sebagai timses (tim sukses) salah satu caleg DPRD Kabupaten Probolinggo. Timses berinisial RB itu diamankan pada Senin (15/4) malam, saat membagikan sembako dan kartu saku milik caleg Partai Gerindra Dapil Kecamatan Maron, Tiris dan Krucil.

Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Fathul Qorib menyampaikan, sekitar pukul 16.00 WIB, pihaknya mendapat informasi bahwa ada tindak pidana money politics di Desa Pedagangan, Kecamatan Tiris. Tindakan itu dilakukan oleh salah satu timses caleg.

“Kemudian informasi segera ditindaklanjuti. Sekitar pukul 19.00 WIB, baru ditemukan ada di Dusun Pekalongan RT 17 RW 03 Desa Pedagangan. Kami menemukan sejumlah warga yang tengah membawa bingkisan dan kartu saku milik Jon Junaidi, caleg DPRD,” ujar Fathul Qorib, Selasa (16/4).

Dalam penyelidikan itu, Bawaslu tidak langsung melakukan penggerebekan atas aktifitas salah satu timses tersebut. Pihaknya lebih dulu memantau dari jarak jauh untuk memastikan kebenarannya. Beberapa saat kemudian baru dipastikan ada timses caleg membagikan sembako di dalam rumah warga.

“Dengan arahan untuk mencoblos caleg dari partai Gerindra yang ditunjuk itu nanti. Setelah itu, baru kami gerebek di rumah itu, dan kami temukan BB dan BK disana. Ada RB yang membagikan sembako ke warga di dalam rumah. Lalu Kami bawa segera ke balai desa, kata Qorib.

Sementara itu, Jon Junaidi saat dikonfirmasi membantah adanya temuan Bawaslu itu. Ketua DPC Gerindra Kabupaten Probolinggo itu mengatakan tidak pernah menyuruh timses untuk membagikan sembako atau melakukan tindak pidana money politics.

Bisa saja, menurutnya, kalau sembako yang diberikan oleh RB pada warga merupakan inisiatif sendiri. Sebab, selama ini pihaknya pernah membantu lembaganya untuk mendapatkan Jasmas sebanyak Rp 200 juta.

“Saya rasa itu inisiatif RB sendiri. Karena saya pernah membantu lembaganya untuk mendapatkan Jasmas Rp 200 juta. Dan RB itu bukan timses saya. Kami hanya berteman,” ungkap dia.

Atas tindakan itu, Jon malah akan melaporkan tindakan RB pada pihak yang berwajib. Sebab, RB dinilai sudah mencoreng nama baik dirinya.

“Saya akan melaporkan itu. Itu sudah jelas mencemarkan nama baik saya,” tandas Jon. (yek/iwy)


Bagikan Artikel