Politik & Pemerintahan

Pemilu Run Bakal Sedot Ribuan Pemilih, Minggu Besok

KRAKSAAN – Event Pemilu Run yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo akhir pekan ini diprediksi bakal menyedot banyak masyarakat. Berkaca pada event-event Colour Run sebelumnya, ribuan masyarakat antusias menghadiri kegiatan tersebut.

KPU Kabupaten Probolinggo sendiri bekerjasama dengan X-Pro selaku event organizer. Pihak ketiga ini menargetkan jumlah warga yang hadir sekitar 5 ribu orang di Lapangan Sukodadi, Kecamatan Paiton, Minggu (7/4) mendatang.

Arie Prasetya Sucianto, perwakilan dari X-Pro mengatakan, Pemilu Run ini akan menggunakan rute sepanjang 2,2 kilometer. Start dari lapangan Sukodadi dan finish di titik yang sama.

“Berdasar rundown, acara digelar pukul 07.00 – 11.00. Colour Run tahun kemarin mencapai 10 ribuan. Karena ini acara serentak di Kota Probolinggo dan Situbondo juga ada, kami targetkan 5 ribu peserta wilayah Probolinggo bagian timur hadir,” ungkap Arie dalam rakor bersama KPU, Polsek dan Koramil, Kamis (4/4).

Rakor antara KPU Kabupaten Probolinggo dengan EO X-Pro, Polsek dan Koramil Paiton dan Pemdes Sukodadi, Kamis (4/4). (Deni Ahmad Wijaya/Koran Pantura)

Pihaknya juga sudah melakukan publikasi kegiatan tersebut di media sosial. Bahkan Jumat hari ini, pihaknya menarget seluruh alat publikasi fisik bakal terpasang seluruhnya di 4 titik di Probolinggo wilayah timur. “Nanti malam (kemarin, red) baliho sudah terpasang semua,” tegasnya.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim menjelaskan, pihaknya berharap Pemilu Run ini bisa menjadi metode sosialisasi yang efektif. Nantinya KPU juga bakal mensosialisasikan teknis pemungutan suara.

“Bukan simulasi, karena waktunya singkat. Jadi hanya sosialisasi secara global dan imbauan untuk menuangkan hak pilih warga pada 17 April mendatang,” kata Lukman.

Pihaknya juga ingin agar tagline Pemilu 2019 dikreasikan oleh pihak EO. Yakni Pemilih Berdaulat, Negara Kuat dan Pilih yang Jujur. “Itu merupakan instruksi dari KPU RI. Harus dikreasikan sebaik mungkin,” tuturnya.

Kapolsek Paiton AKP Riduan memprediksi event tersebut bakal berjalan aman dan tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas di jalur Pantura. “Kebetulan di jalan itu agak lebar. Walaupun begitu, tetap harus ada tenaga pengamanan,” ujarnya.

Menurutnya, mulai dari start pelaksanaan hingga kembali ke titik finish tentu banyak rangkaian kegiatan. Pihaknya tidak bisa menentukan jumlah personel keamanannya. “Saya berharap EO berkoordinasi dengan Kasi Intel Polres, nanti Intel mengarahkan ke Bag Ops untuk tenaga pengamanan,” tegas Kapolsek. (awi/ra)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan