Politik & Pemerintahan

Biaya Operasional Pemilu Tak Cair

KRAKSAAN – Biaya Operasional (BOP) pada pemilu 2019 di Kabupaten Probolinggo hingga akhir triwulan tahun ini belum dicairkan. Akibatnya, setiap kegiatan penyelenggara pemilu di tingkat bawah, digelar dengan menggunakan dana hasil iuran.

Sekretaris Panitia Pemungutan Suara (PPS) Asembagus Rofi’i mengatakan, walaupun pihaknya tahun ini belum menerima BOP pemilu 2019, namun semua anggota PPS tetap melaksanakan tahapan pemilu.

“Kamis (28/3) lalu kami laksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah KPPS. Jum’at (29/3) kami gelar bimtek (bimbingan teknis). Bimtek ini akan kami lakukan setidaknya 3 kali sebelum pemungutan suara digelar,” ungkap Rofi’i kepada Koran Pantura, Minggu (31/3).

Ia mengungkapkan, belum cairnya BOP Pemilu 2019 memang cukup membuat PPS kelimpungan. Pasalnya, tidak ada sumber dana lainnya untuk digunakan kecuali dana pribadi.

“Akhirnya kami iuran. Sekarang coba hitung saja pengeluaran per bimtek itu. Per TPS ada 7 KPPS. Asembagus ada 10 TPS. Jadi 70 orang per kegiatan yang diundang. Mamin (makanan dan minuman) minimal Rp 20 ribu saja, udah lumayan hitungannya per kegiatan,” bebernya.

Belum lagi soal perlengkapan bimtek yang ditaksir dikeluarkan biaya tambahan sekitar Rp 500 ribu. “Asembagus masih lumayan hanya ada 10 TPS. Nah, di Desa Kalibuntu itu ada 24 TPS. Kan terasa,” ujarnya.

Ketua PPS Semampir Hanipa juga senada. Ia membenarkan bahwa BOP Pemilu 2019 belum dicairkan sampai kemarin. Pihaknya pun menggelar bimtek dengan dana talangan. “Acara bimtek Jumat kemarin ditalangin Pak Lurah. Insya Allah kami mau gelar 2 kali bimtek,” ungkapnya terpisah.

Hanipa sempat mendengar informasi bahwa BOP itu akan cair pada 4 April 2019 mendatang. “Itu saya dengar waktu bimtek KPU kepada PPK dan PPS pekan lalu,” ujarnya.

Kasubbag Umum, Keuangan, dan Logistik pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo Sudarso mengatakan, pihaknya belum tahu pasti mengenai sejauh mana tahapan pencairan BOP pemilu 2019. “Tapi yang jelas, kalau anggaran itu sudah diterima KPU Kabupaten, maka akan disalurkan berjenjang ke PPK, PPS lalu ke KPPS,” tuturnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Sekretaris KPU Kabupaten Probolinggo Ulfiningtyas belum bisa dikonfirmasi. Panggilan telfon Koran Pantura tidak direspon. (awi/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan