Politik & Pemerintahan

KPU Kabupaten Probolinggo Sosialisasi Pemilu lewat Lomba Jojing

MARON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (23/3) lalu melakukan dua kegiatan sosialisasi yang dipusatkan di lapangan Maron. Kegiatan sosialisasi itu dikemas dalam wujud wujud Lomba Jojing (Joget Jingle) Pemilu 2019, dan konser damai.

Lomba Jojing Pemilu 2019 diselenggarakan mulai pukul 10.00. Acara itu dihadiri Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi dan para komisioner lainnya. Selain itu hadir pula Sekretaris KPU dan para PPK.

Menurut Zubaidi, kegiatan sosialisasi ini digelar serentak di seluruh Indonesia.“Hari ini, 25 hari lagi, kita akan melaksanakan Pemilihan Umum serentak tanggal 17 April 2019. Waktunya sudah sangat dekat sekali.Ini (lomba joget jingle, red) salah satu kegiatan sosialisasi kami yang serentak dilakukan se-Indonesia. Dan inshaallah tanggal 7 April, kami akan adakan KPU Run,” kata Zubaidi saat memberi sambutan lomba Jojing Pemilu 2019. 

Anggota KPU Kabupaten Probolinggo Sugeng Hariyanto (kiri) berjoget bersama Sekretaris KPU Ulfiningtyas (kanan). Di belakang keduanya ada Anggota Bawaslu Kabupaten Probolinggo Zaini Gunawan. (Ali Ya’lu/Koran Pantura)

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan angka pemilih dalam Pemilu 2019. Target (partisipasi) secara nasional adalah 77,5 persen. Oleh karena itu, kami berharap dengan jojing ini pemilih di Kabupaten Probolinggo bisa mencapai target tersebut, dan bisa berjalan aman, lancar, damai, dan sukses,” kata Zubaidi. 

Ia juga mengatakan bahwa acara itu sengaja dilaksanakan di lapangan Maron, dengan tujuan pemerataan sosialisasi. “Kalau di sekitar Pantura (Pantai Utara, red) kami sudah sering lakukan sosialisasi. Makanya kali ini kami memilih tempat agak ke selatan,” paparnya.

Selanjutnya, para peserta tampil di hadapan tiga juri. Peserta dalam lomba ini dibagi menjadi kategori A (senior) dan B (pemula). Setiap peserta terdiri atas 5-6 orang. Mereka beradu kreasi gerak dan kostum dengan latar belakang jingle Pemilu 2019.

Dalam perlombaan tersebut banyak peserta yang menggunakan pakaian-pakaian khas dari daerahnya masing-masing. Sebut saja tim dari Pajarakan yang tampil mengenakan kostum berornamen batik.

Adapun juri dalam lomba itu ada tiga orang, yaitu Noermala Andjar dari Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Erfan Ghazi dari KPU Kabupaten Probolinggo, dan pengamat seni dari Dringu Mukhlis Ariadi.

Yang menarik, KPU Kabupaten Probolinggo juga menampilkan tim jojing sebagai peserta kehormatan. Saat tim bernama Srikandi KPU itu tampil, para komisioner KPU Kabupaten Probolinggo ikut berjojing di depan panggung utama.

Di sela lomba itu, Erfan Ghazi selaku komisioner KPU divisi SDM dan parmas dengan lantang menyosialisasikan kartu suara, dan tata cara pencoblosan yang benar.“Kertas surat suara berwarna hijau untuk DPRD kabupaten/kota, biru DPRD provinsi, sementara kuning untuk DPR RI. Sementara surat suara merah untuk DPD, dan abu-abu untuk Pilpres,” terangnya.

Erfan kemudian menutup sosialisasinya dengan meneriakkan slogan KPU. “Pemilih berdaulat, negara kuat,” tegasnya. (ay/iwy/adv)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan