Politik & Pemerintahan

Segera Monev Pantai Duta

PROBOLINGGO – Polemik retribusi parkir objek wisata Pantai Duta di Desa Randutatah Kecamatan Paiton membuat Pemkab Probolinggo gerah. Seperti diketahui, Kepala Desa Randutatah Ummi Kulsum dilaporkan oleh pengelola objek wisata pantai Duta Abdul Azis ke Polda Jatim.

Maka hari ini, Pemkab Probolinggo berencana akan melayangkan surat untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) total. Seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan objek wisata Pantai Duta termasuk 2 pihak yang bertikai itu akan dimintai keterangan.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Probolinggo Sidik Widjanarko tegas dengan sikapnya. Adanya polemik pengelolaan yang terjadi di objek wisata harus segera diakhiri. Utamanya bagi kedua belah pihak yang bertikai, karena dampaknya bukan hanya pada kedua belah pihak saja. Melainkan kepada objek wisata Pantai Duta secara keseluruhan,

“Maka dari itu kami meminta kepada Disporaparbud kabupaten Probolinggo untuk mengundang seluruh pihak yang terkait dengan pengelolaan objek wisata Pantai Duta untuk duduk bersama dalam monev tersebut,” ungkapnya, Minggu (3/3).

Dia mengatakan, kejadian Kades Randutatah dilaporkan oleh pengelola objek wisata Pantai Duta seharusnya tak perlu terjadi. Pasalnya, semua permasalahan seharusnya bisa diselesaikan lewat jalan musyawarah dan pihaknya bahkan siap untuk membantu mediasinya,

“Cukup disayangkan adanya laporan itu. Mengingat objek wisata pantai duta pengelolanya adalah Pemkab Probolinggo. Cukup disampaikan ke dinas terkait untuk selanjutnya dibahas bersama secara musyawarah untuk mencari solusinya,” papar mantan Kadisporaparbud itu.

Sementara itu Kasi destinasi Wisata pada Disporaparbud kabupaten Probolinggo, Musa menyebut hari ini dinasnya akan melayangkan surat undangan untuk melakukan monev itu. “Besok (Hari ini, red) kami akan menyebar surat undangan untuk dilakukannya monev. Karena permasalahan yang ada di objek wisata Pantai Duta, juga merupakan tanggung jawab kami untuk menyelesaikannya,” katanya.

Terkait dilaporkannya Kades Randutatah oleh ketua pokdarwis setempat ke Polda Jatim, Musa enggan untuk menaggapinya. “Musyawarah baik-baik kan bisa,” tandasnya singkat. (tm/ra)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan