Politik & Pemerintahan

Pendaftaran Dibuka, Bacaleg Berebut Surat Mandat Parpol


PROBOLINGGO – Pendaftaran calon legislatif (Caleg) pada 1 Mei lalu telah dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Kabupaten Probolinggo langsung berebut untuk mendapatkan surat keterangan atau mandat dari Partai Politik (Parpol). Surat tersebut diperlukan untuk maju mencalonkan diri sebagai caleg di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Kenapa surat mandat itu menjadi penting? Sebab dalam dokumen persyaratan pendaftaran Caleg, KPU mensyaratkan agar caleg melampirkan surat keterangan atau mandat dari Parpol yang menyatakan bahwa caleg bersangkutan telah mengantongi izin atau rekomendasi untuk maju sebagai caleg.

Salah satu caleg yang coba mengadu nasibnya dengan maju sebagai salah satu caleg dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) adalah Yuni Astutik. Ia mengaku telah mendaptkan surat mandat dari Partai besutan Prabowo Subianto itu untuk maju sebagai salah satu caleg di Daerah pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Probolinggo meliputi Kecamatan Sumberasih, Tongas, dan Lumbang.

“Insya Allah saya sudah memantapkan diri untuk maju sebagai salah satu Caleg dari partai Gerindra,” ujarnya, saat ditemui usai mengambil surat mandate dari partai di kantor DPC Partai Gerindra di Kecamatan Kraksaan, Kamis (4/5/2024).

Menurut istri dari Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Sumberasih ini, pendaftarannya sebagai salah satu Caleg dari partai Gerindra ini merupakan panggilan hati. Yakni untuk memperjuangkan hak dan kesetaraan gender dari kaum perempuan yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Untuk mewujudkan hal itu, pertama-tama saya harus ikut terjun ke politik. Untuk itu target saya adalah untuk menjadi salah satu perempuan yang duduk di kursi anggota DPRDKabupaten Probolinggo yakni melalui partai Gerindra,” ujarnya.

Kenapa pada akhirnya dia memilih partai Gerindra? Menurutnya, selain adanya dorongan dari suami, dia beranggapan di Partai Gerindra ia melihat para perempuan dipandang sama haknya dengan kaum pria untuk berpolitik.

“Karena kesamaan visi dan misi saya dengan Partai Gerindra, sehingga saya memberanikan diri untuk maju dan membela hak perempuan. Utamanya di daerah pemilihan VI Kabupaten Probolinggo yang menjadi domisili saya,” sebutnya.

Lebih lanjut, dalam upayanya untuk mengangkat derajat perempuan itu, ia berharap secara sistematis akan mampu mengangkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bagi warga di Kecamatan Sumebrasih, Tongas, dan Lumbang. Lebih-lebih dapil ini merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasuruan dan Kota Probolinggo.

“Perhatian khusus harus diberikan untuk Pendidikan dan kesehatan, serta porsis keterlibatan perempuan dalam pembangunan harus ditambah. Jadi, bukan hanya melulu soal urusan dapur dan anak saja,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo Mohammad Zubaidi menyampaikan, Partai Gerindra berkomitmen untuk menghadirkan para kader terbaik partainya untuk menjadi pilihan terbaik untuk rakyat.

“Target kami jelas, yakni untuk menambah jumlah perolehan kursi di legislatif dari 7 kursi ke minimal 10 kursi. Dan lebih penting lagi yakni memenangkan ketua umum kami yakni bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden RI,” terangnya. (tm/eem)


Bagikan Artikel