Politik & Pemerintahan

PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo Incar 10 Kursi


PROBOLINGGO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan strategi pemenangan untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dengan sistem KomandanTe Stelsel, partai berlambang Banteng optimis bisa meraih 10 kursi legislatif di DPRD setempat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo Edy Susanto menerangkan, sistem KomandanTe Stelsel muncul dari perenungan pikir atas apa yang diajarkan Bung Karno semasa hidupnya. Lantas lahirlah kesadaran di antara kader partai bahwa sistem pemilu elektoral harus disesuaikan dengan spirit zaman tanpa menghilangkan marwah jati diri Partai sebagai anak Ideologis Bung Karno.

“KomandanTe Stelsel ini adalah sistem yang mengadopsi nilai kegotong royongan sesuai konsepsi Bung Karno yang diaktualisasikan pada Pileg. Atas hal itu, mari kita gotong royong menggunakan konsep ini terutama dalam menghadapi Pemilu 2024” terangnya, Sabtu (30/7).

Edy mengungkapkan, pemilihan sistem elektoral berbasis gotong royong atau Komandante Stelsel ini merupakan pilihan terbaik. Sejak Pemilu tahun 1999, partainya selalu terbawa arus dengan menerapkan sistem elektoral berbasis individualisme. Sehingga dengan adanya perubahan strategi itu diharapkan mampu menjadi strategi menentukan dalam menghadapi dinamika politik yang seiring dengan zaman.

“Jadi, individualisme pemilu terbuka adalah pemilu negara liberal. Sedangkan KomandanTe Stelsel, sintesanya sudah dilakukan di Jawa Tengah dan itu berhasil secara maksimal perolehan kursinya, baik kabupaten atau kota maupun provinsi,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo ini dengan tegas menyampaikan optimismenya dengan strategi yang sudah dibentuk ini. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo mampu merealisasikan target 10 kursi legislatif yang telah dicanangkan.

“Melalui konsep KomandanTe Stelsel atau gotong royong ini, Kami optimis target 10 kursi di legislatif bisa terealisasi. Tentunya, dengan solidnya 3 pilar partai,” katanya.

Pun demikian, untuk mulai memanaskan mesin partai. Edy menyebut mulai beberapa waktu lalu. Telah mengumpulkan seluruh PAC, termasuk badan dan sayap partai. Tujuannya agar strategi yang ada itu bisa diimplementasikan dengan baik terutama menghadapi Pemilu 2024.

“Para kader tak hanya dibekali bagaimana formula KomandanTe Stelsel. Namun juga diberi paparan hasil rakernas, pemaparan BSPN dan peta politik jelang Pemilu 2024 mendatang,” beber Edy. (tm/eem)


Bagikan Artikel