Politik & Pemerintahan

249 Kades Akan Dilantik di Islamic Center Kraksaan


PROBOLINGGO – Jadwal pelantikan kepala desa (Kades) hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Probolinggo 17 Februari lalu akhirnya terkuak. Pemkab Probolinggo menetapkan pelantikan akan digelar pada 13 April 2022 mendatang. Kades yang akan dilantik berjumlah 249 orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Pantura, pelantikan ratusan kades itu akan dilakukan di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan. Rencananya, pelantikan kades tidak akan dilakukan secara virtual. Melainkan mengundang dan menghadirkan seluruh kades terpilih.

Staf Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Muda pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Muhammad Idris mengungkapkan, awalnya pelantikan ratusan kades itu memang akan dilakukan secara virtual. Lokasinya di pendopo Kabupaten Probolinggo. Namun rencana tersebut berubah.

“Pelantikan akan dilakukan dengan cara tatap muka langsung di gedung Islamic Center Kraksaan. Sehingga agenda pelantikan secara virtual urung dilakukan,” ungkapnya, Selasa (5/4).

Meski pelantikan secara tatap muka, namun penerapan protokol kesehatan (prokes) akan diberlakukan secara ketat. Baik sebelum, selama, maupun sesudah acara pelantikan.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami tetap akan menerapkan prokes secara ketat tanpa terkecuali pada saat acara pelantikan kades mendatang. Ini bagian dari komitmen kami untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya.

Lebih lanjut Idris mengatakan, jumlah pendamping setiap kades akan dibatasi. Pemkab juga melarang kades terpilih untuk membawa kerumunan massa menuju Gedung Islamic Center Kraksaan dan sekitarnya.

“Selain prokes, tentunya pengamanan acara pelantikan itu akan dilakukan secara ketat dengan pengawalan dan pengawasan pihak pengamanan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Pemkab Probolinggo Priyo Siswoyo membenarkan dimajukannya jadwal pelantikan kades dari awal Mei ke pertengahan April. Menurutnya, hal itu dilakukan demi mencari keberkahan di tengah momen bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.

“Sebelum itu, tentunya kami harus mempersiapkan kegiatan pemberhentian para Pj Kades (Penjabat Kepala Desa) yang telah sekitar 8 bulan bertugas. Hal ini untuk memuluskan masa transisi dari PJ ke kades definitif paska pelantikan nantinya,” terang Priyo. (tm/eem)


Bagikan Artikel